Pameran Teknologi JTE Sedot Perhatian Peserta HCC ELECTRA 2011

Salah satu kegiatan yang diadakan oleh biro teknologi departemen riset dan teknologi Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro adalah pameran teknologi yang menampilkan alat dari jurusan Teknik Elektro ITS. Pameran ini berlangsung selama satu hari, yakni pada hari Sabtu tanggal 26 November 2011 bertempat di Gedung Robotika ITS, disana berlangsung kegiatan ELECTRA HCC yang diadakan oleh divisi workshop Himatektro ITS. Acara yang diadakan adalah penyisihan lomba cerdas cermat ELECTRA tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan untuk regional Surabaya yang diikuti sekitar 90 tim.Terdapat 3 stan pameran pada kegiatan ini, yaitu pameran yang diisi oleh 2 sponsor utama kegiatan ini, telkom flexy dan simpati, serta satu stan pameran Himatektro.

Stan Jurusan Teknik Elektro di HCC Electra 2011

Pameran tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 sampai 17.00, bertempat di sebelah utara panggung utama. Pengunjung pameran cukup ramai, mereka berjumlah sekitar 150 orang diantaranya adalah peserta kegiatan Electra dan juga mahasiswa Teknik Elektro sendiri. Para pengunjung pameran cukup antusias terhadap alat-alat yang dipamerkan, hal itu terbukti dengan banyaknya pengunjung yang ingin mengetahui lebih detail mengenai alat-alat tersebut.

Antusias Peserta HCC Electra 2011 untuk mengenal Jurusan Teknik Elektro

Pada pameran tersebut, terdapat 5 alat yang ditampilkan, alat-alat tersebut merupakan alat dari beberapa lab yang ada di Jurusan Teknik Elektro. Alat-alat tersebut antara lain adalah IES Lamp (Innovative Efficient Smart Lamp) dan Smart Card System milik laboratorium Simulasi B103, kemudian ditampilkan juga aplikasi Augmented Reality dan Markerless Motion Capture yang dikembangkan oleh laboratorium B201 kemudian alat terakhir yang ditampilkan adalah alat dari laboratorium telekomunikasi B301 yaitu Power Harvester yang dapa mengubah gelombang radio menjadi energi listrik.

Defin Permadi mendemonstrasikan Augmented Reality
Feri Andriawan menjelaskan lebih jauh mengenai salah satu alat yang dipamerkan.
Aang Pamudji, Kepala Departemen Ristek Himatektro, menerangkan bagaimana SMART Card System bekerja.

Alat yang dipamerkan cukup menarik perhatian pengunjung. Terutama alat Smart Card System karena bentuknya yang besar dan mencolok, sehingga banyak pengunjung yang penasaran. Selain itu aplikasi Augmented Reality tidak kalah menarik perhatian. Dengan menampilkan visualisasi ikatan kimia dalam bentuk 3D juga terdapat efek-efek khusus lainnya yang sangat menarik.

Kekurangan dari pameran tersebut adalah tidak maksimalnya space yang digunakan. Sehingga terdapat beberapa bagian yang terlihat lengang. Untuk kedepannya diharapkan adanya komunikasi yang baik dengan pihak penyelenggara pameran terkait masalah waktu serta dekorasi saat kegiatan.

About the author: admin