DIDIT : HIMATEKTRO SIAP MENJADI DAYA DUKUNG BAGI BEM FTI


Selasa sore yang lalu, (25/09) Himatektro kedatangan tamu istimewa. Bukan artis, bukan pula konglomerat, melainkan kawan kita, para fungsionaris dari Badan Ekeskutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri(BEM FTI) ITS. Dari sekitar 27 orang yang datang, tampak PBH ditemani beberapa 6 Kepala Departemen dan juga beberapa staff yang turut serta. Dengan mengambil Elektro Budoyo sebagai tempat ber-ramah tamah, acara berjalan dengan lancar. Bahkan, sering canda tawa terselip dalam forum. Ya, dengan Moderator mas Aryo, Kepala Departemen Hubungan Luar,  suasana sore itu menjadi sangat ceria.

Acara diawali dengan perkenalan dan sedikit pemaparan Himatektro dari mas Primaditya atau kerap dikenal dengan mas Didit, selaku Ketua Himatektro. Setelah mas Didit mengakhiri pemaparannya dengan brand Himatektro saat ini, yakni Himatektro Harmoni, BEM FTI kemudian melanjutkan forum dengan menyampaikan maksud utama kedatangannya, yaitu menyampaikan proker dan agenda mereka dalam setahun ke depan. Melalui staff tiap departemen sebagai pembelajaran, pemaparan dimulai dan diselingi dengan tanya jawab dengan departemen di Himatektro yang bersangkutan dengan proker dan agenda yang dipaparkan.

Satu hal yang menarik datang dari Departemen Keprofesian dan Keilmiahan, PROKIL, yang memiliki harapan besar untuk adanya teknologi bersama dari seluruh elemen FTI untuk dapat diterapkan dalam ITS Bangun Desa atau juga dalam TENDAKU, kegiatan pengabdian masyarakat yang dikelola oleh Departemen Sosial Kemasyarakatan, SOSMAS. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Himatektro dengan keprofesiannya yang sebenarnya sangat besar pemanfaatannya dalam tataran masyarakat, untuk dapat berkontribusi bagi FTI. Meski memang cukup berat, karena pada saat yang sama Himatektro juga menjalankan EVDO, Electrical Village Development yang direncanakan akan memasang pembangkit Pikohydro di desa berpotensi.

Demi kesuksesan dari proker dan agenda, BEM FTI turut meminta kesediaan dari Himatektro untuk sekiranya dapat bekerja sama. Permintaan yang sama juga diajukan ke seluruh HMJ di FTI. Memang, BEM FTI kini mengejar integralistik yang seutuhnya dalam tingkat Fakultas, seperti yang dikatakan mas Adri, KaBEM FTI, ”Harapannya, tidak hanya mahasiswa FTI, tetapi juga himpunan di setiap jurusan dapat bersatu”.

Sepakat dengan pernyataan mas Adri, mas Didit berkomentar mengenai bantuan yang diharapkan BEM FTI, “Himatektro siap menjadi daya dukung bagi BEM FTI”. Sekitar pukul 18.00, ramah tamah ini diakhiri dan ditutup dengan berfoto bersama di jembatan B – AJ.(GA)

About the author: admin