Kuliah Tamu Schlumberger

“Focus on your career, don’t think only about CASH!”, sebuah kutipan luar biasa dari Bapak Susilo Baskoro dalam kuliah tamu Schlumberger yang diadakan oleh Departemen Keprofesian dan Kesejahteraan Mahasiswa (Prokesma) HIMATEKTRO ITS. Acara yang bertajuk “Get Ready to Have Successful Career in Oil Gas Industry by Schumblember” ini diadakan di gedung WAJ 201 JTE ITS, dihadiri oleh sekitar 80 mahasiswa teknik elektro. Secara umum inti dari kuliah tamu kali in i adalah memberikan wawasan tentang dunia pasca kampus yang akan dialami oleh para mahasiswa nantinya, terutama dalam bidang oil dan gas.
Diawal presentasinya, Pak Susilo menceritakan pengalamannya dalam dunia kerja, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan perihal Perusahaan Schlumberger, “Lebih dari 110.00 pekerja dan lebih dari 140 Nationality yang bekerja di 80 negara”, terang Directur HR of Schlumberger Indonesia ini. Di kesempatan lainnya, beliau menjelaskan bahwasanya oil dan gas masih akan menjadi sumber utama dari energi untuk dunia sekitar 30an tahun kedepan. Bagi Indonesia sendiri, oil dan gas memberikan kontribusi 7% dari GDP, 24,7% dari pendapatan negara, 77% dari energi primer, Investasi sekitar 19 milyar US$ per tahunnya, serta memberikan lapangan pekerjaan bagi 30 ribu orang, terangnya. Di akhir, beliau memberikan tips dalam menghadapi dunia kerja, yakni saat pre-employment dan during employment. Di dalam pre-employment, hal yang terpenting yakni persiapan, baik dalam comminication skill, knowledge about industri, networking, dan portofolio CV, yang bisa dilakukan saat masa kuliah. Sedangkan dalam during employment, hal-hal seperti Quick engagement to the job as soon as possible, Understanding your career step and package, define your goal and success, teamwork and networking, work on your visibility, beyond the role and take more responbility dan terkahir open mind and career oriented, merupakan masukan dari beliau dalam kuliah tamu ini. Sebagai penutup dalam presentasinya, baliau menegaskan kembaliuntuk fokus pada karier, bukan mementingkan gaji selain persiapan dalam menghadapi dunia kerja nantinya, karena jika kita berorientasi pada karier maka gaji pun didapat.(AR)

About the author: admin