lomba bisnis plan tingkat internasional

Gedung AJ, Teknik Elektro ITS –  Kemarin, Jum’at, 18 Januari 2013, Jurusan Teknik Elektro ITS kedatangan tamu dari Perusahaan Schneider Electric.  Kunjungan tersebut dikemas dalam bentuk seminar yang bertujuan untuk mensosialisasikan “Go Green in The City East Asia May 2013”, sebuah lomba bisnis plan tentang efisiensi energi.  Dalam seminar tersebut, salah satu dari tiga perwakilan dari perusahaan asal prancis tersebut memberikan gambaran perihal lomba untuk mahasiswa teknik dan bisnis tersebut, bahkan mereka memperlihatkan proposal bisnis plan yang menjadi juara pertama, kedua dan ketiga dalam putaran final yang diadakan di paris tahun lalu.

Untuk tahun ini, Indonesia tergabung dalam zona East Asia.  Selain Indonesia, Malaysia, Korea, Philipina, Singapura, Taiwan dan Vietnam juga tergabung dalam zona tersebut.  Pemenang dari tersebut yang akan bertanding di paris untuk memperebutkan kesempatan mengelilingi dunia.  Untuk mencapainya, setiap tim yang terdiri 2- 4 orang, dan minimal satu perempuan dan  harus mengirimkan creative presentation  tentang intelligent energy solutions for a smarter city dalam bentuk proposal, gambar ataupun video. 15 tim terbaik akan membuat bisnis plan dari ideanya dan dibantu oleh mentor dari Schneider Electric, selanjutnya 7 tim terbaik akan mempresentasikan ide mereka, hingga terpilih pemenang yang akan mewakili Indonesia dalam zona East Asia.  Dalam satu tim diperbolehkan antar jurusan, antar universitas dalam satu Negara.

Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi www.schneider-electric.com/gogreeninthecity/ID

Atau menghubungi Yani.maria@schneider-electric.com, no telp. : +62 21 750 44 06

KRI Frans Kaiseipo & KRI Diponegoro, Tercanggih Milik Negeri

Studi Ke Pemerintahan dari Hublu secara drastis membuka mata para Mahasiswa Teknik Elektro ITS yang turut dalam kunjungan ke Pangkalan Militer Angkatan Laut di Surabaya Utara. Mereka yang sehari-harinya mungkin hanya melihat dunia elektro dari segi industri saja kini melihat karya nyata elektroteknik dalam bidang militer, kapal perang SIGMA Class. Dengan menyandang nama ‘Frans Kaiseipo’ dan ‘Diponegoro’, dua kapal perang tercanggih yang dimiliki Angkatan Laut Indonesia berlabuh di Surabaya.

Jangan bayangkan kapal dengan layar terkembang layaknya Phinisi, karena SIGMA Class ini jauh berbeda. Dengan bentuk yang didesain agar dapat bertempur secara maksimal dan sistem terintegrasi antar fungsi dalam kapal ini menjadikannya tercanggih di antara kapal perang milik Indonesia.

Frans Kaiseipo - wikipedia

“Di masa depan, bukanlah kecepatan yang menjadi tolak ukur kecanggihan, melainkan sistem di dalamnya. Sistem yang memungkinkan Kapal yang tidak dapat terdeteksi radar misalnya atau kapal yang dapat membalikkan serangan kembali ke pengirimnya,” begitu menurut salah seorang kru di KRI Frans Kaiseipo.

Sangat beruntung bagi kami dapat menjelajahi kapal perang tersebut, meski tidak dapat ditelusuri keseluruhannya karena keterbatasan waktu dan pembatasan dari kru kapal. Jelajah kami diawali dari Machinery Control Room (MCR), yang merupakan pusat dari control sistem kapal. Dalam penjelasan dapat disimpulkan bahwa di MCR ini, terdapat beberapa fungsi yang memungkinkan kru dapat langsung mengetahui kondisi terkini seluruh bagian kapal dan menghandlenya dengan bantuan fasilitas. Beberapa diantaranya :

  1. Sistem kelistrikan dikontrol menggunakan 3 komputer, yang terdiri dari 1 Main dan 2 Auxilliary yang berbasis GUI(Graphic User Interface), selayaknya Operating System seperti Windows, sehingga mudah dioperasikan.
  2. Sensor-sensor yang tersebar di seluruh ruangan dapat dimonitor dari MCR, contohnya saja, fire detector dan smoke detector.
  3. LPU, Local Processing Unit yang berisi unit elektronika dengan fungsi pemproses sinyal kontrol.
  4. Automated Ship Error Handling, sebagai fungsi kendali error secara otomatis saat ditemukannya error, bahkan juga terdapat sistem untuk back-up utamanya kelistrikan.

Dengan fungsi yang vital, tak heran ruangan ini dijaga 24 jam penuh dan ditempatkan benar-benar terlindungi dari sisi terluar kapal.
Kemudian dari MCR dilanjutkan ke Main Engine Room di lantai yang lebih rendah, yang berisi mesin utama penggerak kapal dan kelistrikan kapal yang menggunakan Generator Diesel. Meski dari MCR kondisi dan kontrol di Engine Room dapat diketahui dan dikendalikan, seringkali kru turun ke ruang ini untuk benar-benar memastikannya.

Berlanjut ke ruang PIT (Pusat Informasi Tempur) yang berfungsi sebagai pusat analisa target. Kebetulan saat kunjungan, terdapat simulasi yang dilangsungkan. Berbekal Kamera CCTV, kondisi luar dapat diketahui dan di ruang ini diambil keputusan dan disampaikan dari jarak jauh. Rupanya Kendali persenjataan juga berada disini, seperti rudal, meriam dan torpedo. Karena dalam ruangan ini terdapat beberapa komputer, setiap komputer dapat disetting dan disesuaikan untuk difungsikan sebagai kontrol senjata yang mana. Tak hanya senjata, di PIT, juga terhubung dengan radar. Radar yang diwanti-wanti sebagai mata kapal, karena tanpa adanya radar, navigasi dalam pertempuran akan sangat sulit. Radar yang dimiliki dalam SIGMA Class ini pun tak hanya radar di permukaan laut, tetapi juga di bawah pemukaan laut yang memanfaatkan sonar.

“Radar yang kami miliki dapat mendeteksi hingga 200 mil. Ada pesawat diterbangkan dari Malang pun kami tahu,” ujarnya.

Akhir dari kunjugan berada di anjungan, ruang kendali kapal. Di ruang ini lah arah laju kapal dapat diatur. Di luar dugaan, kemudi yang biasanya terbayang dalam ukuran besar dan berbentuk lingkaran, ternyata dalam kapal SIGMA Class ini hanya berupa layaknya perseneling mobil otomatis. Fungsinya dibagi menjadi dua, ada kendali independen dan kendali sinkro.

Sayangnya dari keseluruhan sistem yang menakjubkan tersebut, seluruhnya buatan asing. Kendali yang dibuat oleh Thales, U.K. dan Generator dari S.E.M.T. Pielstick , Jerman, misalnya. Dikeluhkan pula, karena merupakan buatan asing, kru hanya mampu sebatas mengoperasikan, tanpa mampu menangani bila terjadi kerusakan. Produsen luar negeri tersebut yang akan memperbaikinya.

Kapan ya, kita bisa berdayakan anak bangsa untuk membangun kapal tempur sendiri? Dengan kecanggihan yang begitu dituntut dalam persenjataan dan alusista, semestinya para ahli dan penggelut Elektroteknik utamanya Elektro ITS, dapat memacu diri untuk berkontribusi dalam bidang militer.(GA)

Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) XVII

Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) XVII merupakan lomba cipta di bidang elektroteknik berskala Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. LCEN akan diadakan pada tanggal 17-18 Mei 2013 di Gedung Robotika ITS Surabaya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, pelajar dan umum sesuai dengan kategori yang diberikan. Tujuan diadakannya LCEN adalah mengembangkan daya cipta dan kreativitas pelajar dan mahasiswa Indonesia dalam bidang elektroteknik dan meningkatkan semangat inovasi untuk menghasilkan produk yang ekonomis dan tepat guna.

Calon peserta LCEN XVII 2013 terdiri dari 3 (tiga) kategori dengan rincian sebagai berikut :

1. Kategori Mahasiswa

Meliputi seluruh mahasiswa (diploma, sarjana, dan pascasarjana) dari berbagai universitas dan institusi baik negeri maupun swasta yang ada       di Indonesia, dengan bidang yang di lombakan :

– Telekomunikasi, Multimedia, dan Informatika

– Biomedik

– Elektronika dan Otomasi Industri

– Manajemen Efisiensi Energi

 

2. Kategori Pelajar

Meliputi pelajar tingkat SD/MI/Sederajat, tingkat SMP/MTs/Sederajat, dan tingkat SMA/MA/Sederajat. Bidang yang di lombakan :

– Elektronika Dasar Berbasis Mikrokontroler

– Elektronika Dasar Berbasis Non-Mikrokontroler

 

  3. Kategori Umum

Terbuka untuk semua warga negara Indonesia, dengan bidang lomba “Mobile Phone Application”

 

info lebih lanjut : http://lcen-its.org/

Lomba Karya Tulis dan Penyiaran 2013 – PTPN X

Lomba Karya Tulis dan Penyiaran 2013 ini diadakan oleh PTPN X, Jawa Timur.

Tema Lomba:

  • Pengembangan Wisata Sejarah Pabrik Gula: Potensi Bisnis dan Model Pemasarannya.
  • Prospek Industri Gula Nasional: Peluang, Tantangan , dan Peran PTPN X (Pesrsero)
  • Peran Pabrik Gula dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah

Rincian Hadiah:

Kategori Media Cetak/Online

  1. Juara I: Rp 10 juta
  2. Juara II: Rp 7 juta
  3. Juara III: Rp 5 juta
  4. Empat Juara harapan: @Rp. 1 juta

Kategori radio

  1. Juara I: Rp 4 Juta
  2. Juara II: Rp 2 juta

Kategori Umum

  1. Juara I: Rp 8 juta
  2. Juara II: Rp 5 juta
  3. Juara III: Rp 3,5 juta
  4. Empat juara harapan: @ Rp 1 juta

Ketentuan umum:

  1. Peserta boleh mengirimkan maksimal 3 karya.
  2. Karya yang dilombakan harus asli, bukan saduran dan bukan terjemahan
  3. Seluruh karya yang masuk bisa dipergunakan utk kepentingan PTPN X (Persero) dengan tetap mencantumkan sumbernya
  4. Karya dikirim ke alamat panitia, Jln Jembatan merah 3-11 Surabaya dan bentuk Soft copy ke email: lomba.ptpn10@gmail.com dan contact@ptpn10.com
  5. Melampirkan identitas (KTP/SIM) dan kartu Pers( Bagi kategori wartawan)
  6. Peserta wajib melampirkan form pendaftaran yang bisa diunduh di website www.ptpn10.com
  7. karya diterima paling lambat 1 februari 2013 (cap pos)
  8. Pemenang diumumkan pada 10 feb 2013 melalui website www.ptpn10.com
  9. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
  10. Lomba ini tertutup (tdk boleh diikuti) oleh karyawan PTPN X Persero dan keluarga.

CP:
Firda Suraida 081332005411

 

MANDIRI blog contest

MANDIRI BLOG CONTEST

Bank Mandiri mengadakan mandiri blog contest dengan total hadiah IDR 17,5 juta yang akan diberikan kepada 3 pemenang yang memiliki kualitas artikel terbaik. Nah, untuk Anda yang menyukai dunia tulis menulis ayo tunjukan kreatifitas Anda.
“Apapun keinginan Anda, Bank Mandiri Saja” merupakan kompetisi blog yang diadakan dalam rangka memperkenalkan produk-produk Bank Mandiri.

Periode: 10 Desember 2012 s/d 11 Februari 2013
Pengumuman: 25 Februari 2013

Info lebih lanjut : mandirisaja.com

Business Model Competition

 

Business model innovation is the new strategic imperative by now, this is becoming more generally acknowledged. But companies routinely fail at self-reinvention because they are so busy pedaling the bicycle of their current business models they leave no time, attention, or resources to design, prototype, and test new ones. A business model is not a business plan and a business plan is not a business model. Your business plan documents how you will execute your business model. Your business model is your proprietary methodology used to acquire service and retain your customers.

A business model describes the rationale of how an organization creates, delivers, and captures value.

In the Busines model canvas explain by the Business Model Generation there is 9 building blocks that form a business model. Those 9 building blocks are Customer Segments, Value Proposition, Channels, Customer Relationship, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships dan Cost Structure.

Business Model Competition is divided into 2 categories for you to join:

  1. Business Model Competition Kategori Internasional
  2. Business Model Competition Kategori Nasional (lebih…)