TROVEO – Rewind 2014

 

It’s End of the Year 2014!!
Wah udah penghujung akhir tahun 2014 aja, terima kasih buat Troviewers yang udah setia melihat Troveo dari awal sampai dengan sekarang. Semoga tahun depan menjadikan Troveo menjadi lebih baik, keren, kece dan ya banyak deh!
Oh ini video Rewindnya! Beberapa cuplikan progres pencapaian Troveo tahun ini. Enjoy 🙂

Don’t forget to like, comment, and subscribe!
Want to know more?
Check out http://hima.ee.its.ac.id/
Like https://www.facebook.com/himatektro
Follow https://www.twitter.com/himatektro_its

Credit:
Raisa – Could it Be
Vidi Aldiano – Membiasakan CInta
Everything that supports Troveo 🙂

Inilah Karya Arek Elektro

Jurusan Teknik Elektro dan Teknik Multimedia Jaringan sebagai jurusan yang besar tentu saja memiliki segudang karya yang membanggakan. Beberapa diantaranya berhasil meraih prestasi yang mengharumkan nama elektro. Inilah beberapa karya terbarunya, diantaranya ada Innovative Smart Light, Kertanusa, Doormatics, Smart Solar Panel System, Power Optima Simulator, dan Underwater Light.

Semangat berkarya!
[spoiler title=”Beasiswa Alumni e40″]

Inventarisasi Karya Elektro

10688386_786115411425557_2277603923333201846_o
[/spoiler]

Menjadi Mahasiswa Ekstrim di PJTD

Dewasa ini, jurnalistik tidak dapat diartikan sempit. Jurnalistik bukan hanya tentang proses merekonstruksi suatu peristiwa hingga menjadi berita. Ilmu jurnalistik sekarang-pun sangat penting terkait peran pentingnya dalam penciptaan opini publik. Oleh karena itu, Sabtu, 29 November 2014 lalu telah diadakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar.

Bertemakan “Ekstrim: Ekspresif dan Kritis dalam Jurnalistik Mahasiswa”, Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar atau PJTD diadakan selama sehari di Ruang AJ 102 Teknik Elektro ITS. Menurut Taufani Kurniawan selaku Ketua Panitia PJTD, tema ini dipilih untuk memperluas pandangan tentang jurnalistik itu sendiri. Seorang jurnalis harus mampu mengekspresikan informasi yang ia bawa dengan cara yang tepat. Selain itu, seorang jurnalis juga harus mampu berpikiran kritis dengan perspektif atau sudut pandang yang tepat dalam mengolah dan menyajikan suatu informasi.

KAMPUS ELEKTRO ITS , Sbatu (29/11/14) – Eric Ireng dari Antara News membawakan materi Fotografi Jurnalistik. (Foto : AYS)

22 orang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan TMJ angkatan 2014 yang menjadi peserta PJTD mendapat materi-materi dasar kejurnalistikan seperti wawasan pers, teknik wawancara, teknik penulisan berita, fotografi jurnalistik, dan teknik broadcasting. Di akhir pelatihan, peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk melakukan simulasi total. Simulasi total tersebut mengharuskan peserta menjadi jurnalis untuk kemudian mencari berita di lab-lab Jurusan Teknik Elektro.

LAB. B.101 , Sabtu (29/11/14) – Beberapa peserta mencari berita di Laboratorium Konversi Energi. (Foto : TW)

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, atmosfer kejurnalistikan dapat tumbuh di kalangan Mahasiswa Elektro dan TMJ. Sehingga kedepannya akan lahir jurnalis-jurnalis handal dari kampus tercinta kita ini. (TAU)

Kadep Humas 2004/2005 Beri Kuliah Tamu Sistem Tenaga

Evan Sinaga beri kuliah tamu Substation Technology

Berbagi ilmu sekaligus bernostalgia kampus Elektro ITS. Sekiranya kalimat tersebut tepat untuk menggambarkan Evan Sinaga, alumni Elektro ITS angkatan E42 yang mengisi kuliah tamu (kultam) pada Jum’at, 28 November 2014 lalu. Walaupun kondisi perkuliahan sekarang tidak seperti dahulu, namun tidak membuat Pak Evan kehilangan kebanggaan bertemu dengan mahasiswa-mahasiswa Teknik Elektro ITS yang masih merupakan junior beliau.
Ketika masih menjadi mahasiswa, Pak Evan pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Humas HIMATEKTRO periode 2004/2005. Selain itu, Pak Evan juga pernah aktif sebagai Pemandu LKMM TD. Pak Evan yang kini bekerja di Siemens berkesempatan mengisi kultam berjudul Substation Technology yang diadakan Departemen Prokesma.

Pak Evan memberikan merchandise dari Siemens kepada peserta kultam

Di awal kultam, Pak Evan yang merupakan lulusan bidang studi Sistem Tenaga mengatakan bahwa proyek pembangkitan listrik 35000 MW merupakan kesempatan besar bagi mahasiswa Elektro ITS dalam membangun bangsa ini. Pak Evan juga menambahkan bahwa orang-orang di bidang kelistrikan akan selalu dibutuhkan Indoneia terkait status negara ini yang masih dalam tahap perkembangan.
Kuliah tamu yang difokuskan pada bidang studi sistem tenaga ini dimulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB di AJ 101-102. Diahadiri oleh mahasiswa Elektro ITS mulai semester satu hingga semester tujuh, kultam ini disampaikan dalam beberapa pokok bahasan seperti How Electricity is Delivered dan How to Bulid Substation. Di sela-sela kultam, tak lupa peserta bertanya dan tak jarang pula Pak Evan yang melontarkan pertanyaan pada peserta sembari memberikan merchandise dari Siemens pada peserta yang mampu menjawab pertanyaan.
Di akhir kultam, Pak Evan memberikan motivasi pada mahasiswa Elektro ITS untuk terus meningkatkan kompetensi tak hanya di bidang akademik namun juga public speaking dan kemampuan berbahasa inggris. Jangan pernah kehilangan semangat sebagai mahasiswa Teknik Elektro karena akan selalu dibutuhkan dimanapun terutama di negeri ini. “Just imagine your life without electricity” ujar Pak Evan.(TAU)

#Explore – Place for Hang Out

 

#Explore! (Episode 1)
Setelah request dari beberapa orang untuk bikin video
jalan-jalan di Teknik Elektro dan Teknik Multimedia & Jaringan
Tim #Explore membuatkan videonya seperti ini… ya.. eee… siapa yang bikin deskripsi ini?

#Explore dari Troveo Himatektro bisa direquest oleh para “Troviewers” dengan cara:
1. Menuliskan judul yang ingin di request
2. Kirimkan ke Email kami: himatektroits@gmail.com atau langsung aja comment dibawah di youtube ini 😉
3. Wait for it

Don’t forget to like, comment, and subscribe!
Want to know more?
Check out http://hima.ee.its.ac.id/
Like https://www.facebook.com/himatektro
Follow https://www.twitter.com/himatektro_its

Credit:
Hivi – Mata ke Hati
RAN – Nothing Last Forever

#Revitalisasi Penuh Arti

Road to Elektro, Kunjungan SMAN 1 Nganjuk

Kunjungan ke lab

Untuk kesekian kalinya, Teknik Elektro ITS menjadi jujukan pembelajaran bagi masyarakat. Rabu, 19 November 2014 di AJ 101-102 Teknik Elektro ITS kembali menerima kunjungan, saat ini dari teman-teman SMAN 1 Nganjuk. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ITS dan Teknik Elektro khususnya. Kunjungan dari SMAN 1 Nganjuk ini dihadiri oleh 208 siswa SMAN 1 Nganjuk beserta 10 guru pendamping.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh Bapak Dr. Rony Seto Wibowo, ST., MT. Selaku perwakilan dari Kepala Jurusan Teknik Elektro ITS Dr. Tri Arief Sardjono, ST., MT.. Beliau menjabarkan mengenai seluk-beluk kuliah di ITS mulai pendaftaran masuk hingga kehidupan kuliah secara garis besar beserta penjelasan mengenai Teknik Elektro ITS khususnya. Penjelasan berikutnya dilakukan oleh Ketua Himpunan Teknik Elektro ITS Khalid Abri yang berbicara sedikit mengenai kegiatan-kegiatan HIMATEKTRO ITS, lalu dilanjutkan untuk pengenalan Electra 2014 oleh salah satu perwakilan dari Tim EE Event.

Pengenalan Lab kepada siswa siswi SMAN 1 Nganjuk

Selain penjabaran mengenai ITS dan Elektro ITS khususnya, ada pula kunjungan ke sebagian Laboratorium yang ada di Teknik Elektro ITS ini. Kunjungan dilakukan ke 4 Laboratorium, yaitu Laboratorium Konversi Energi, Jaringan Telekomunikasi, Antena dan Propagasi, dan Elektronika. Didalam Laboratorium, para siswa siswi SMAN 1 Nganjuk mendapatkan berbagai ilmu dari anggota lab diantaranya adalah pengetahuan tentang alat-alat yang ada di lab, kegiatan yang ada di lab, serta prestasi-prestasi yang pernah diraih baik oleh anggota lab maupun lab itu sendiri.

Penyerahan kenang-kenangan

Kegiatan diakhiri oleh penutupan dari Ketua Himpunan Teknik Elektro ITS Khalid Abri beserta perwakilan dari SMAN 1 Nganjuk. Semoga dengan ini kedepannya Teknik Elektro bisa memberikan manfaat yang lebih kepada masyarakat. [BP/AKB]

Jadilah Wirausahawan yang Berjiwa Pengusaha

Bapak Yudha Menyampaikan Materi

Setelah sukses dengan ECG yang pertamanya, Kamis 20 November 2014 di AJ102 Departemen Kewirausahaan Himatektro ITS kembali mengadakan ECG. Tema untuk ECG kali ini adalah “All About Enterpreneurship”. Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa JTE dan TMJ dari semua angkatan, tapi mayoritas yang datang adalah angkatan 2014.

Kali ini Bapak  Yudha Prasetyawan,S.T., M.Eng. menjadi pembicara untuk ECG 2. Beliau berpendapat bahwa untuk menjadi seorang wirausahawan yang baik hendaknya memiliki jiwa pengusaha dan jiwa pemimpin. Memiliki inisiatif tinggi, berdaya saing, berani mengambil resiko contohnya. Beliau juga berpesan janganlah sekali kali berwirausaha sebagai escape plan dari pada mencari kerja.

Penyerahan Souvenir

Pada ECG kali ini para peserta juga saling berdiskusi mengenai potensi potensi daerah asal mereka yang sekiranya dapat dibuat sebuah usaha. Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti ECG masih ada kesempatan karena masih ada 2 ECG lagi. “Kami harap untuk ECG kedepannya para peserta semakin antusias untuk belajar tentang wirausaha” kata Restantiana dan Feris selaku panitia. (BIS)

Kenalkan Dunia Elektro Melalui Elektro Peduli Pendidikan

Serius, Pengenalan materi oleh Mas Chandra

Serius, Pengenalan materi oleh Mas Chandra

Sabtu 15 November 2014, Departemen Pengabdian Masyarakat mengadakan Elektro Peduli Pendidikan atau disingkat EPP. Kali ini SMPN 48 Surabaya kembali menjadi tempat diselenggarakannya acara tersebut. Para peserta diajarkan ilmu baru yang jarang mereka temui tentang cara membuat Countdown Timer. Hal ini Berbeda dengan EPP sebelumnya, dimana mereka diajarkan untuk membuat lampu otomatis.

“Bila pada EPP sebelumnya peserta diajarkan membuat lampu otomatis, kali ini mereka diajarkan membuat countdown Timer” Jelas Muhammad, salah seorang penanggung jawab acara.

Berpikir, Sesi Pre-test bagi para peserta.

EPP tahun ini diadakan selama dua hari, yaitu tanggal 15 dan 22 November 2014. Untuk hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar elektronika dan alat yang akan dibuat. Untuk hari kedua, direncanakan melakukan praktek membuat alat tersebut. EPP bekerjasama dengan divisi workshop dalam mempersiapkan materi.

Selain memberikan ilmu, acara ini juga sebagai wadah bagi mahasiswa elektro yang ingin berpartisipasi di kegiatan sosial. Acara ini sendiri terbuka bagi seluruh mahasiswa JTE dan TMJ yang ingin berpartisipasi dalam EPP. [AKB]

ICR To Campina

Institution and Company Roadshow (ICR), yang dinaungi oleh departmen hublu Himatektro ITS, pada tanggal 10 Oktober 2014 berkunjung ke pabrik Campina. Pabrik ini berlokasi di jalan Rungkut Industri No.17 Surabaya.

50 perwakilan elektro ITS tiba di pabrik tersebut pada jam 14.00. Disana kami disambut oleh Kak Anis sebagai orang yang memandu kami. Tentunya jika berkunjung di pabrik, maka kita tidak diperbolehkan membawa kamera dan handphone, jadi dititipkan terlebih dahulu. Sebelum masuk, di haruskan untuk mencuci tangan dulu.

Didalam pabrik kami diarahkan menuju ruang presentasi, disana sudah ada Pak Karyono yang ramah menyambut kami. Beliau menjelaskan sekilas tentang pabrik Campina ini.

Sekilas tentang Campina, pabrik yang kami kunjungi ini adalah pabrik yang pertama berdiri sejak 22 Juli 1972. Didirikan oleh Bapak Darmo Hadi Pranoto. Berawal dari ide untuk mengembangkan es krim, Pak Darmo mengawali karir es krimnya di garasi rumahnya.Lalu di perjualbelikan ke tetangga sekitarnya. Karena banyaknya permintaan, akhirnya Pak Darmo menekuni serius bidang es krim ini. Beliau pun mendirikan pabrik pertamanya di kawasan SIER pada tahun 1985.

Melihat persaingan es krim semakin ketat, dan juga banyaknya produk luar yang masuk ke Indonesia, Campina memutuskan untuk bergabung dengan PT.UJ (Ultra Jaya) pada tahun 1994. Sampai sekarang Campina memiliki 22 kantor di pulau Jawa dan 25 rekanan di luar Jawa. tentu pencapaian yang luar biasa, bahwa Campina mampu eksis sampai sekarang, sehingga tidak perlu diragukan lagi akan kualitas yang dihasilkan. Dari proses dan produknya pun sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI.

Para Peserta ICR to Campina

Setelah mendapat penjelasan sekilas, kami diberi penutup kepala, karena selanjutnya kami akan keliling pabrik sehingga diusahakan agar rambut tidak sampai jatuh.

Kami pun dibimbing kembali oleh Kak Anis, melihat segala proses di pabrik. Banyak sekali alat-alat besar dari mulai uji kualitas sampai pengemasan. Selain itu kami juga diajak masuk ke dalam ruangan pendingin, di ruangan inilah semua es krim disimpan terlebih dulu. Suhunya bisa sampai minus 40 derajat Celsius.

Dan tempat terakhir adalah ruang avatar, inilah tempat yang ditunggu peserta karena kami disuguhi es krim gratis disini.

Jam pun sudah menunjukkan pukul 16.00, sudah saatnya kami pulang. Tak lupa kami berfoto dan memberi kenangan pada pihak Campina.

Pemberian kenang-kenangan kepada Public Affair Campina

Dari pabrik ini dapat dipelajari, bahwasanya setiap kemauan harus segera dimulai dengan langkah kecil. Dan siapa yang mengira bahwa langkah kecil inilah nantinya yang akan membuat usahamu jadi besar. Dan jangan lupa komitmen pun harus dijaga.(AYS)