ICR To Campina

Institution and Company Roadshow (ICR), yang dinaungi oleh departmen hublu Himatektro ITS, pada tanggal 10 Oktober 2014 berkunjung ke pabrik Campina. Pabrik ini berlokasi di jalan Rungkut Industri No.17 Surabaya.

50 perwakilan elektro ITS tiba di pabrik tersebut pada jam 14.00. Disana kami disambut oleh Kak Anis sebagai orang yang memandu kami. Tentunya jika berkunjung di pabrik, maka kita tidak diperbolehkan membawa kamera dan handphone, jadi dititipkan terlebih dahulu. Sebelum masuk, di haruskan untuk mencuci tangan dulu.

Didalam pabrik kami diarahkan menuju ruang presentasi, disana sudah ada Pak Karyono yang ramah menyambut kami. Beliau menjelaskan sekilas tentang pabrik Campina ini.

Sekilas tentang Campina, pabrik yang kami kunjungi ini adalah pabrik yang pertama berdiri sejak 22 Juli 1972. Didirikan oleh Bapak Darmo Hadi Pranoto. Berawal dari ide untuk mengembangkan es krim, Pak Darmo mengawali karir es krimnya di garasi rumahnya.Lalu di perjualbelikan ke tetangga sekitarnya. Karena banyaknya permintaan, akhirnya Pak Darmo menekuni serius bidang es krim ini. Beliau pun mendirikan pabrik pertamanya di kawasan SIER pada tahun 1985.

Melihat persaingan es krim semakin ketat, dan juga banyaknya produk luar yang masuk ke Indonesia, Campina memutuskan untuk bergabung dengan PT.UJ (Ultra Jaya) pada tahun 1994. Sampai sekarang Campina memiliki 22 kantor di pulau Jawa dan 25 rekanan di luar Jawa. tentu pencapaian yang luar biasa, bahwa Campina mampu eksis sampai sekarang, sehingga tidak perlu diragukan lagi akan kualitas yang dihasilkan. Dari proses dan produknya pun sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI.

Para Peserta ICR to Campina

Setelah mendapat penjelasan sekilas, kami diberi penutup kepala, karena selanjutnya kami akan keliling pabrik sehingga diusahakan agar rambut tidak sampai jatuh.

Kami pun dibimbing kembali oleh Kak Anis, melihat segala proses di pabrik. Banyak sekali alat-alat besar dari mulai uji kualitas sampai pengemasan. Selain itu kami juga diajak masuk ke dalam ruangan pendingin, di ruangan inilah semua es krim disimpan terlebih dulu. Suhunya bisa sampai minus 40 derajat Celsius.

Dan tempat terakhir adalah ruang avatar, inilah tempat yang ditunggu peserta karena kami disuguhi es krim gratis disini.

Jam pun sudah menunjukkan pukul 16.00, sudah saatnya kami pulang. Tak lupa kami berfoto dan memberi kenangan pada pihak Campina.

Pemberian kenang-kenangan kepada Public Affair Campina

Dari pabrik ini dapat dipelajari, bahwasanya setiap kemauan harus segera dimulai dengan langkah kecil. Dan siapa yang mengira bahwa langkah kecil inilah nantinya yang akan membuat usahamu jadi besar. Dan jangan lupa komitmen pun harus dijaga.(AYS)

About the author: admin