Silaturahmi dengan IKA ELITS, BEM FMIPA UI, dan HIMALKOM IPB; Jadikan Liburan Lebih Bermanfaat

Liburan jeda semester tahun ajaran 2014/2015 ini menjadi hal yang tak biasa bagi Himatektro ITS Samurai 14/15. Silaturahmi lintas kota dan provinsi menjadi agenda yang telah dilakukan dari tanggal 14 Januari 2015 sampai 15 Januari 2015. Pertemuan Himatektro  ITS dengan IKA ELITS (Ikatan Keluarga Alumni Elektro ITS) menjadi pokok agenda yang menjadi tujuan utama lawatan Himatektro ITS ke Jakarta.

Rabu (14/01/2015) – JAKARTA. Pengurus Pusat IKA ELITS dan Dosen Elektro ITS berfoto dengan Kabinet HIMATEKTRO ITS periode 14/15.

Himatektro ITS diwakilkan Kabinet Samurai 14/15 berkesempatan bencengkrama dengan PP IKA ELITS pada  Rabu, 14 Januari 2015 yang bertempat di SCTV Tower. Lawatan ini bertujuan untuk bersillaturahmi serta mencari saran dan masukan terkait beberapa proyek besar yang sedang digarap Himatektro ITS. Beberapa Pengurus Pusat IKA ELITS hadir, seperti Cak Jagus , Cak Rahmad, Ning Koming, Cak Imron, Cak Yus, dan Cak Teddy hadir menemani untuk melakukan brainstorming terkait jalanya proyek besar dari Himatektro ITS. Tak hanya itu, Kepala Jurusan Teknik Elektro ITS , Pak Tri, serta Pak Hendra dan Pak Tasripan selaku dosen turut menemani brainstorming. ESR (Electrical Social Responsibility) serta EE Event (Electrical Engingeering Event) merupakan proyek yang sedang dibrainstorming kan kali ini, proses ini pun memakan waktu sampai setengah dua belas malam.

Tak hanya bersilaturahmi dengan PP IKA ELITS, Kabinet Himatektro Samurai 14/15 juga berkesempatan mengunjungi ormawa di UI  pada Kamis, 15 Januari 2015. Pukul 11.00, Kabinet Himatektro Samurai 14/15 sampai di BEM FMIPA UI yang terletak di kampus Universitas Indonesia, Depok. Walaupun sedang dalam masa transisi, BEM FMIPA UI (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia) menyambut kedatangan Himatektro ITS   dengan senang hati. Diskusi semiformal pun dimulai dengan pengenalan masing-masing pengurusnya. Dalam kesempatan berikutnya, sharing pun menjadi diskusi yang menarik bagi keduaanya sehingga tak terasa pukul 13.00 menunjukan waktunya berpisah.

Kamis (15/01/2015) – DEPOK. Pengurus BEM FMIPA UI berfoto dengan Pengurus Himatektro ITS dalam kunjungan silaturahmi dan sharing.

Setelah mengunjungi BEM FMIPA UI, Kabinet Himatektro Samurai 14/15 merasa belum cukup untuk menambah ilmu serta kenalan. Akhirnya, Himalkom IPB (Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer, Institut Pertanian Bogor) menjadi ormawa kedua untuk dikunjungi pada hari yang sama. Dimulai pukul 16.00, Himatektro ITS dan Himalkom memperkenalkan masing-masing jajaran pengurusnya dan dilanjutkan dengan sesi sharing. Akhirnya, pukul 17.30 tepat menutup kunjungan Himatektro ITS ke Himalkom IPB.

Kamis (15/01/2015) – BOGOR. Pengurus HIMALKOM IPB berfoto dengan pengurus HIMATEKTRO ITS pasca sharing bersama.

Menjadi hari yang panjang pun belum usai bagi Kabinet Himatektro Samurai . Malam hari, setelah menunjungi dua ormawa. Kabinet pun kembali berkesempatan bersilaturahmi dengan PP IKA ELITS. Kali ini, Cak Susilo Baskoro, Cak Benyamin dan Cak Imrom menyambut Kabinet Himatektro ITS di Tebet Green. Diksusi dimulai pukul 20:30 dan berkutat seputar EE Event dan ESR. Diskusi panjang pun berakhir pada pukul 21:30, Silaturahmi ini sekaligus mengakhiri petualangan silaturahmi Himatektro ITS di jakarta. (dfa)

Kamis (15/01/2015) – JAKARTA. Pertemuan malam singkat dengan Cak Susilo Baskoro, Cak Benyamin, dan Cak imron mengakhiri perjalanan silaturahmi Himatektro ITS.

Alumni: Perjuangan yang Sebenarnya Baru Dimulai saat Lulus Kuliah

AJ 101-102 JTE ITS – (2/1/15). Cak Paksi Dewandaru sedang memperkenalkan alumni angkatan e43

Beberapa orang alumni, pada acara Sharing and Career Talk with E43, Jumat, 2 Januari 2015,  berpesan kepada mahasiswa ITS khususnya Elektro ITS bahwa lulus kuliah bukan puncak atau bahkan akhir, justru itu merupakan awal perjuangan di dunia yang sebenarnya. Mereka pun berpesan bahwa proses belajar akan terus kita lakukan bahkan setelah kita lulus kuliah.

“Jangan dipikir setelah lulus kuliah sudah tidak lagi belajar” tutur Cak Ali Akbar, salah seorang alumni yang sekarang berkarir di salah satu perusahaan asal Belanda. Hal ini juga sangat berbuhungan dengan kondisi di dunia karir yang terkadang tidak sesuai dengan apa yang kita pelajari semasa berkuliah. Di dunia karir nantinya, menurut pengalaman beberapa alumni, kita akan kembali mempelajari hal-hal baru untuk pekerjaan kita. Disinilah sangat dibutuhkan kemampuan adaptasi dan kemauan untuk belajar secara mandiri.

AJ 101-102 JTE ITS – (2/1/15). Cak “Prat” dan beberapa orang alumni e43 sedang berbagi pengalaman di dunia karir.

Di dunia karir, Alumni ITS memang terkenal punya kemampuan adaptasi dan kemauan belajar. Namun tak lupa para alumni ini berpesan agar para mahasiswa ITS khususnya Elektro ITS untuk mempersiapkan plus-value diri kita masing-masing. “Jangan menyepelekan hal kecil saat kuliah” ungkap Cak Anaz Kuncoro, mantan Kepala Departemen Teknologi HIMATEKTRO yang kini berkarir di perusahaan telekomunikasi. Menurut Cak Anaz, bisa jadi hal kecil tersebut bisa meningkatkan skill  sehingga kita mempunyai plus-value di antara pesaing-pesaing kita di dunia kerja nantinya.

AJ 101-102 JTE ITS – (2/1/15). Alumni angkatan e43 berfoto bersama sebelum mengakhiri acara.

Selain itu para alumni Elektro ITS yang sekarang berkarir mulai di perusahaan telekomunikasi, PLN, dosen, entrepreneur, sampai pejabat pemerintahan ini juga mengingatkan agar kita sebagai mahasiswa untuk tidak lupa mempersiapkan kemampuan berbahasa Inggris dengan baik. Karena di era yang sangat mengglobal ini, kemampuan berbahasa Inggris sangat wajib dimiliki terkait karir kita setelah lulus bisa dimana saja, baik di negeri sendiri maupun di luar negeri. (TAU)

Secarik Kisah Penutup SNSD di Gumeng (sesi 1)

Sabtu, 27 Desember 2014 merupakan penyelenggarakaan perpisahan  ESR (Electrical Social Responsibility) sesi pertama di desa Gumeng, Mojokerto. Acara perpisahan dilaksanakan ini dikarenakan rencana pemindahan lokasi pembuatan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) ke daerah lain. Hal ini dikarenakan, setelah berkonsultasi dengan beberapa ahli, pembuataan PLTMH di daerah Gumeng Kurang Efektif dikarenakan listrik PLN yang sudah bisa dirasakan di desa tersebut.

Perpisahan kali ini tentu diselenggarakan oleh tim SNSD (Sepuluh Nopember Social Development) yang berasal dari Himatektro dan HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil). Ada kurang lebih 20 mahasiswa/i yang mengikuti jalanya acara perpisahan ini. Menggunakan kendaraan bermotor rombongan SNSD berangkatan dari Kampus ITS sekitar pukul 13:00 dan sampai di Gumeng sekitar pukul 14:30.

Acara ini dimulai pukul 16:30 dengan membawa dua sub acara. Menghias cupcake untuk adik-adik di desa gumeng serta pelatihan running text LED untuk remaja di desa gumeng , Mojokerto. Acara yang dilaksanakan di balai desa Gumeng tersebut berlangsung cukup meriah. Dengan mendatangkan lebih kurang 25 adik-adik dan belasan remaja Karang Taruna Gumeng, Mojokerto.

 

IMG_8496

Penyerahan Running LED TEXT kepada Ibu Kepala Desa Gumeng dan Karang Taruna

 

 

Akhirnya, acara perpisahan sesi pertama ESR kali ini diakhiri pukul 17:30. Proses ini pun ditutup dengan proses foto bersama. Kedepanya, acara perpisahan sesi kedua akan dilangsungkan sekitar bulan maret, perpisahan bulan maret sekaligus menutup kegiatan ESR dan tim SNSD di Gumeng. (dfa)