Mengembangkan Softskill di ESTRA

 

Foto Peserta

Dewasa ini banyak lulusan sarjana yag hanya memilih untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang besar ataupun popular. Tapi, banyak lulusan tersebut yang tidak memenuhi persyaratan karena tidak tahu ilmu “Softskill” yang sangat mendukung dalam proses tersebut. Melihat kondisi ini tentu dari pihak HIMATEKTRO tidak menutup mata, telah ada pelatihan yang mempersiapka calon alumni yang berkualitas. Pelatihan tersebut adalah ESTRA (Electrical Softskill Training).

Pelatihan ESTRA sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun selalu ada inovasi inovasi baru yang membuat pelatihan ESTRA menjadi semakin lebih baik. Untuk tahun ini, ESTRA yang dipegang Maista Eka L. atau lebih sering disapa Ningrum, mengatakan bahwa ESTRA tahun ini akan dibuat lebih seru dengan pemateri yang tidak kalah seru dibanding sebelumnya dibalut dengan ilmu-ilmu prakteknya langsung. Tidah hanya itu, di hari kedua pelatihan, terdapat simulasi total yang dibuat seperti melamar kerja yaitu Interview dan Public Speaking. Interview juga dibuat sama persis dengan suasananya beserta interviewer-interviewer yang handal dalam bidangnya salah satunya adalah alumni Teknik Elektro ITS bapak Johanes Adi Sasongko.

Materi-materi pada ESTRA ini juga langsung aplikatif dan ini beberapa materi yang terdapat di ESTRA yaitu Mental & Karakter yang kuat, Teknik Melamar Kerja, dan Leadership and Fellowship. Pada Mental & Karakter yang kuat, para calon alumni yang akan terjun di dunia kerja diharapkan mampu menghadapi persaingan terutama di tahun-tahun AEC nanti. Selanjutnya di Teknik Melamar Kerja perserta diharapkan mampu membuat CV yang baik, berpenampilan baik di depan HRD (Human Resource Development) sampai memberikan kesan yang membuat perusahaan harus menerima mereka. Dan terakhir di Leadership and Fellowship, perserta harus mengerti arti sebuah pemimpin dan kepemimpinannya dan juga arti komitmen serta loyalitas dalam bekerja.

“Terus apa yang diharapkan untuk outputan setelah acara ini selesai?” pertanyaan yang kita lontarkan ke Ningrum selaku penanggung jawab. “Ya, kita harus menunjukkan bahwa sebagai anak teknik kita tidak hanya ahli dalam bidang keilmuan teknik kita atau hardskill, tapi kita sebagai anak teknik mampu memberikan kesan yang baik dan juga mampu bereksistensi di perusahaan nanti, kan teknik bisa segalanya hahaha” sambil tertawa menutup wawancara di akhir acara ESTRA ini. (FA2)

About the author: admin