Gerakan ITS Cinta Subuh, Ribuan Mahasiswa Baru Padati Masjid Manarul Ilmi

Sabtu (29/08/2015) – Masjid Manarul ITS. Suasana launching Gerakan ITS Cinta Subuh yang dipadati oleh KM ITS. (Foto oleh : Irfan Nanda Gustri)

Surabaya – Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) 2015-2019, Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc. Es, Ph.D, bekerja sama dengan JMMI ITS dan BEM ITS telah menyelenggarakan acara “Launching ITS Cinta Subuh” (Sabtu, 29/08). Acara ini merupakan realisasi dari wacana Prof. Joni Hermana yang sempat beliau ucapkan disaat khotib Shalat Ied Idul Fitri beberapa waktu yang lalu di Masjid Manarul Ilmi ITS. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 4.00 WIB yang bertempat di Masjid Manarul Ilmi ITS.

Sabtu (29/08/2015) – Masjid Manarul Ilmi ITS. Sambutan dari Rektor ITS dan tausiyah oleh ustadz Budi Azhari. (Foto oleh : Irfan Nanda Gustri)

Acara yang dihadiri sekitar 5000 mahasiswa, dosen, karyawan dan berbagai elemen akademisi lainnya serta masyarakat sekitar ini diawali dengan shalat subuh berjamaah. Karena jumlah jamaah shalat subuh yang ada di dalam masjid sudah memenuhi kuota, akhirnya panitia penyelenggara menyediakan alas di luar masjid untuk menampung jamaah. Setelah shalat berjamaah usai, acara dilanjutkan oleh sambutan dari Prof. Joni Hermana. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa dengan adanya gerakan ini membuat mahasiswa ITS sadar betapa mulianya Shalat Subuh berjamaah di masjid. Seperti hadis yang beliau sampaikan, “Seandainya mereka mengetahui pahala yang terkandung dalam Shalat Isya’ dan Shalat Subuh berjamaah di masjid, niscaya pastilah mereka akan menuju ke masjid sekalipun dengan merangkak”. Beliau juga meminta maaf karena adanya keterpaksaan dalam gerakan tersebut kepada jamaah Masjid Manarul Ilmi ITS yang hadir saat itu. Beliau berharap semua yang tamat dari ITS tidak hanya mendapatkan tittle saja, tetapi juga mendapatkan ridha dari Tuhan Yang Maha Esa.

Acara dilanjutkan oleh tausiyah dari Ustad Budi Azhari, Lc yang merupakan pengisi acara Khalifah di salah satu stasiun TV swasta di Indonesia. Dalam tausiyahnya beliau mengatakan bahwa sejarah itu bukanlah terjadi karena pembaruan, melainkan hanya penambahan yang terjadi dari hari sekarang hingga kedepannya. Selain itu, beliau juga mengatakan betapa luar biasanya keberkahan waktu subuh. Banyak berkah yang kita jalani disaat subuh hari.

Acara berakhir dengan pembagian sarapan gratis kepada seluruh mahasiswa baru ITS. Seusai sarapan, mahasiswa baru yang secara bersamaan mengikuti Gerigi ITS 2015, berkumpul di Taman Alumni ITS untuk mengikuti acara tersebut. [ING]

About the author: admin