Hima Expo, Stand Super

Sabtu, 5 Desember 2015, plasa Teknik Elektro terlihat padat oleh kerumunan orang. Meski bukan hari aktif kuliah, namun mahasiswa elektro, TMJ, dan Biomedik tetap semangat menjalankan kegiatan himpunannya, yaitu Hima Expo atau disingkat dengan Himex.

12375074_1201006319929216_762578200573384540_o

Sabtu (05/12/2015) – Suasana salah satu stand Himex (Foto oleh: Dian Akbar)

Dicetuskan pertama kali oleh Istiqomah, wakil ketua HIMATEKTRO periode 14/15, Himex didesain untuk mengenalkan HIMATEKTRO kepada mahasiswa baru sebagai kadernya. Konsepnya, masing-masing departemen, BSO, divisi, serta tim di bawah naungan HIMATEKTRO mendirikan stand sebagai tempat bagi mereka untuk mengenalkan dan memaparkan secara singkat apapun tentang diri mereka. Baik itu organigram, program kerja, agenda, serta hal-hal menarik lainnya. Nantinya mahasiswa baru yang telah dibagi dalam beberapa kelompok diperkenankan untuk mengunjungi stand-stand tersebut untuk menggali ilmu serta bertanya.

Berbeda dengan Himex pertama, Himex kali ini berkonsep tematik yaitu “SUPER HIMEX”. Dengan adanya tema tersebut, setiap stand diwajibkan mengusung subtema masing-masing. Subtema tersebut menjadi patokan oleh masing-masing stand untuk dekorasi stand serta dresscode yang digunakan. Selain itu, disediakan juga kotak voting bagi peserta Himex untuk memilih stand tersuper dan stand terfavorit. Alhasil, seluruh stand berlomba mendekorasi dan menyiapkan Himex sebagus dan sekreatif mungkin. Ada stand dengan subtema “Super Mario”, “Superjus”, bahkan “Superane” (plesetan dari kata sepurane). Kedua katagori vote tersebut dimenangkan oleh stand Departemen Riset dan Teknologi dengan konsep “Super Deal 2 Milyar Rupiah”.

Habibur, selaku wakil ketua I HIMATEKTRO sekaligus penanggungjawab Himex, mengaku senang karena Himex berjalan sesuai dengan apa yang ia harapkan. Seluruh fungsionaris dan peserta Himex terlihat enjoy dan antusias serta menjalankan komunikasi dengan baik. Bagi dia, kebersamaan merupakan poin penting yang ingin ia capai dari Himex, selain tujuan utama berupa pengenalan. “Kesan lainnya capek banget, haha. Harus muter-muter dan teriak-teriak time keeping 6 jam nonstop. But those sincere smile from either the staffs or the freshmen simply told me that it’s worth the struggle,” tukasnya. [frs]

About the author: admin