Menuju EBP, “Ngerumpi” Lagi di Entrepreneurship Community and Ghatering

Rabu (17/02/2016) – Surabaya. Siti Solikah beserta jajaran panitia dan peserta ECG.

Beberapa minggu lagi, Electrical Business Plan atau yang disingkat dengan EBP akan hadir kembali memberikan suasana baru untuk para wirausahawan di jurusan teknik elektro, sehubungan dengan hal tersebut, Entrepreneurship Community and Ghatering (ECG) kali ini hadir kembali untuk memperkenalkan dan memantapkan mahasiswa baru untuk menghadapi EBP. Bertepatan dengan tanggal 17 Februari 2016, telah sukses dilakukan ECG pertama pada kepengurusan HIMATEKTRO SUPER di ruangan AJ 102. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini tidak hanya terdiri mahasiswa baru yang memang diarahkan untuk mengikuti EBP, namun juga ada beberapa warga 2012, 2013 dan 2014 yang tidak kalah antusias dengan mahasiswa baru.

Rabu (17/02/2016) – Surabaya. Penyerahan kenang-kenangan oleh Fathur kepada Siti Solikah selaku pemateri.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, ECG pada kepengurusan kali ini lebih memfokuskan pada pembahasan Business Plan, tidak tanggung-tanggung HIMATEKTRO ITS mengundang tamu spesial dari Teknik Lingkungan ITS, Siti Solikah yang sebelumnya telah memenangkan banyak perlombaan, beberapa di antarannya adalah First Winner of Perbanas Entrepreneur Award 2014, Third Winner of Business Model Canvas ITS 2015, Third Winner of SocioPreneur GEMA SEC UGM 2015 dan masih banyak lagi.  Pada kesempatan kali ini, Siti menyuguhkan materi dasar berupa poin penilaian Business Plan, tips proposal dan tips-tips menarik lainnya yang kemudian dia beri judul “ How to Build Awesome Business  Plan”, disampaikan dengan santai olehnya sambil sesekali menyebutkan prestasi dan pengalamannya yang membuat peserta makin antusias.

Rabu (17/02/2016) – Surabaya. Keaktifan salah satu peserta ECG HIMATEKTRO ITS.

Siti memberikan apresiasi kepada acara ECG kali ini, “Pesertanya banyak, tempatnya memadahi, ada konsumsinya juga”, paparnya. Fauzan Fakhrul selaku penanggung jawab ECG juga merasa sangat senang dengan apresiasi tersebut, dia juga merasa cukup puas karena acara berjalan cukup lancar dan banyak peminatnya, “Kalau dari saya sih senang, tapi tetap ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan diperbaiki agar lebih baik ke depannya”, ujar Fauzan yang akrab dipanggil Ojan. Rangkaian ECG tidak berakhir hanya sampai di sini, setelah mempelajari hal dasar dari Business Plan, harapannya hal tersebut dapat dibawa untuk dikembangkan pada ECG selanjutnya agar menghasilkan karya yang berkualitas di EBP yang akan datang. [ADN]

About the author: admin