Masih Ada Kepeduliankah?

Setelah genap dua tahun melalui masa transisi dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), ITS akan melakukan perubahan organisasi dan tata kelola (OTK).
Dalam sosialisasi yang digelar beberapa pekan lalu di Graha ITS,  untuk menghadapi perubahan organisasi dan tata kelola ITS itu, pak Arif mengatakan bahwa dalam rentang Januari 2017 hingga Agustus 2017, ITS akan melahirkan Fakultas Bisnis dan Manajemen Teknologi (FBMT), Fakultas Teknologi Elektro (FTE), serta Fakultas Vokasi.
Berbicara mengenai Fakultas Teknologi Elektro, fakultas ini yang memang awalnya sudah pernah berdiri sebagai fakultas kemudian dihapuskan berubah ke FTI, pada tahun ini ia kembali dilahirkan ITS sebagai fakultas baru dengan nama Fakultas Teknologi Elektro ITS yang menaungi tiga jurusan yaitu Teknik Elektro, Teknik Komputer, dan Teknik Biomedik.
Dengan adanya fakultas baru membuat mahasiswa khususnya warga HIMATEKTRO harus berfikir, akan dibentuk, akan dibuat seperti apa ormawa yang ada di FTE nantinya. Karena apa? Karena yang sebelumnya ketiga jurusan ini dipersatukan oleh ormawa himpunan yaitu HIMATEKTRO, lantas dengan adanya FTE ini apakah akan tetap dipersatukan atau bahkan juga akan ikut membentuk himpunan-himpunan baru tiap jurusannya.
Tiap perubahan yang ada memang pasti akan menumbuhkan sebuah dampak, baik dampak positif maupun negatif.
Menurut saya dengan adanya perombakan fakultas ini,  Elektro lebih mempunyai kebebasan dalam mengelola dirinya namun yang perlu dipertanyakan ialah masih adakah kepedulian mahasiswanya untuk mengelola FTE ini. Karena yang saya amati,  kondisi mahasiswa saat ini sangatlah rendah akan kesadaran dan kepedulian. Kebanyakan mereka melakukan karena tuntutan atau memang kewajibannya “kalau gak mereka siapa lagi?”, nah sehingga jatuhnya cuma beberapa orang lain yang mau mengurus dengan ikhlas.
Sampai saat ini pun FTE ini masih banyak jadi bahan kajian warga HIMATEKTRO lebih-lebih e55 karena yang nantinya akan memegang sistemnya.
Dengan adanya FTE akan memberikan beberapa dampak, diantaranya: Perombakan ormawa yang ada di HIMATEKTRO, pembagian SDM, pengaturan atau perombakan aturan-aturan, status ikatan alumni (?) dan lain sebagainya.
“Organisasi tanpa regenerasi adalah organisasi satu waktu, yang tidak memiliki semangat untuk terus bertahan hidup mengejar tujuan”
– Anonim.
Meskipun kepengurusan telah berganti dan berubah, namun saya tetap percaya bahwa akan ada penerus tangguh yang akan meneruskan dan meluruskan perjuangan selama ini.
Dan ketika amanah telah diberikan, tanggung jawab telah digenggam, saatnya kita mulai perjuangan ini dengan rasa bahagia dan semangat yang terus berkobar.
Vic 5865 ~
#ArticleChallengeFTE

About the author: admin