Video Profil Fakultas Teknologi Elektro ITS 2017

Fakultas Teknologi Elektro ITS di resmikan pada tanggal 26 Januari 2017 dengan dilantiknya Dr. Tri Arief Sardjono sebagai Dekan Fakultas Teknologi Elektro (FTE) dan Dr. Suwadi sebagai Wakil Dekan FTE ITS. Fakultas teknologi Elektro terdiri dari Deparetemen Teknik Elektro ITS, Teknik Komputer ITS, Teknik Biomedik ITS dengan terdiri lebih dari 1200 Mahasiswa aktif.[&DI]

Membaca Masa Depan Energi Baru dan Terbarukan dalam Kancah Ketenagalistrikan – DIODA

Discussion On The Day hadir kembali di FTE, Kegiatan DIODA yang kedua ini berlangsung pada Rabu, 8 Maret 2017. Bertempat di Ruang AJ201-202, kegiatan berlangsung dengan lancar. DIODA yang bertemakan “Membaca Masa Depan Energi Baru dan Terbarukan dalam Kancah Ketenagalistrikan” ini mengundang Prof. Dr. Ir Adi Soeprijanto, MT. yang saat ini aktif sebagai Ketua LPPM ITS.
EBT (Energi Baru dan Terbarukan) merupakan sumber energi yang berasal dari energi-energi baru dan terbarukan. EBT penting bagi keberlangsungan energi yang ada di bumi. Karena energi yang diciptakan bisa diperbarui lagi. Di Indonesia sendiri, potensi EBT sangat besar. Solar Cell, dan Wind Turbine, merupakan beberapa contoh dari EBT yang bisa dimanfaatkan di Indonesia. “Di India, Solar Cell sudah menjadi sumber energi di industri rumahan” ucap Prof Adi. Selain Solar Cell dan Wind Turbine, Biomassa seperti ampas tebu, sawit, dan kotoran ternak bisa dimanfaatkan sebagai EBT. “Sebenarnya sudah ada pemanfaatan EBT, hanya saja pemanfaatan dan perawatannya masih kurang.” ungkap Prof Adi.
Di penghujung acara Prof Adi berpesan kepada peserta bahwa kunci sukses dari proyek EBT ada 4 aspek, yaitu aspek manajemen, aspek teknik, aspek ekonomi, serta aspek sosial. “Buatlah 1 project yang berhasil lalu gunakan itu untuk menarik investor, dukung investor, intensif melakukan riset, dan lakukan edukasi dengan masyarakat sekitar.” ucap Prof Adi munutup kegiatan DIODA. [BOW]

Pesona Kampus yuk

Departemen MSDM baru saja menyelenggarakan kegiatan rutin pelatihan tahunan untuk mahasiswa tingkat akhir yang bertajuk PESONA KAMPUS (Pelatihan Softskill Dunia Pasca Kampus). Kegiatan ini berjalan pada hari Sabtu sampai Minggu, 11-12 Maret 2017 di Ruang AJ102.
Tidak jauh berbeda dari tahun kemarin yang masih bernama ESTRA, PESONA KAMPUS kali ini bertemakan Developing Global Competence For Your Future Career. Output yang diharapkan setelah kegiatan ini para peserta yang menduduki semester 8 ini sudah siap secara softskill dan mental untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus dari Teknik Elektro ITS. Pada hari pertama, para peserta mendapat materi Leadership and Fellowship oleh Cak Syariev e24 serta Mental Building oleh Cak Yusi e24. Para alumni ini sharing pengalaman kerja sebelum kesuksesan mereka dan para peserta sangat antusisas mengikuti jalannya kegiatan. Pada hari kedua terdapat lebih banyak pembicara dan materi yaitu Wawasan Ketenagakerjaan oleh Dr.Ir. Sri Gunani Partiwi, MT, Teknik Presentasi oleh Rustini Hendra Wardani, S.Psi dan Teknik Melamar Pekerjaan oleh Ni Gusti Made Rai, S.Psi, M.Psi. Selain itu, banyak alumni berdatangan untuk sharing pengalaman kerja kepada peserta yaitu Cak Baskoro e26 selaku direktur PT.PENTA PEOPLE, Cak Opid e45 selaku direktur PT.MAHAKAM JAYA dan PT. MULYA JATRA, Cak Sentot e24 dan Cak Aris e30. Para peserta aktif tidak sungkan untuk bertanya dan menceritakan bagaimana keinginan mereka bekerja setelah lulus tahap sarjana. Kegiatan dua hari ini ditutup oleh Simulasi Total dimana para peserta berlatih untuk membuat curriculum vitae hingga wawancara kerja.
“PESONA KAMPUS bukan hanya menjadi kegiatan dua hari yang menguras energi dan pikiran, tetapi juga membuka pandangan dan memperluas wawasan peserta untuk melangkah ke jenjang pasca kampus. Jika kau berhasil meraih mimpi setinggi apapun itu, jangan lupa akan tanah yang kau pijaki.”, ungkap Fachrul selaku Ketua Pelaksana PESONA KAMPUS 2017. Semoga setelah kegiatan ini, para peserta juga dapat mengikuti jejak kesuksesan para alumni dengan fokusan bidang masing-masing dan nantinya dapat kembali berbagi pengalaman dengan para peserta di PESONA KAMPUS beberapa tahun kedepan. [VIP]

Incip Incip ke Campina

Jumat, 3 Maret 2017 lalu, Departemen Hubungan Luar Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro ITS mengadakan kegiatan Institution and Company Roadshow ke PT. Campina Ice Cream Industry yang berlokasi di Rungkut Industry II no. 17. Kunjungan ini diikuti oleh 42 orang mahasiswa baru Departemen Teknik Elektro dan Teknik Komputer angkatan 2016 dan didampingi oleh 3 orang mahasiswa angkatan 2015 serta 2 orang mahasiswa angkatan 2014. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa baru mengenai bidang keprofesian di perusahaan dan membina hubungan baik dengan pihak perusahaan yang dikunjungi serta menambah profesionalitas, wawasan, dan pengaplikasian ilmu.
Bentuk kegiatan kunjungan pabrik ini terdiri dari 3 sesi, yakni materi, diskusi, dan plan tour. Pada sesi materi, mahasiswa baru diberi penjelasan materi, sejarah perusahaan serta bagian-bagian dari perusahaan. Pada sesi materi ini mahasiswa baru dibawa ke dalam sebuah ruangan forum yang ada di PT. Campina Ice Cream Industry untuk mendengarkan langsung pemaparan berupa presentasi oleh Bapak Sukaryono, salah satu penanggung jawab Factory Tour PT. Campina Ice Cream Industry. Pemaparan mengenai perusahaan ini bermula dari sejarah munculnya ice cream di dunia hingga sejarah berdirinya perusahaan PT. Campina Ice Cream Industry tersebut. Tidak hanya itu, pada sesi ini juga dijelaskan segala hal mengenai produk ice cream PT. Campina dan cara pembuatan ice cream secara umum. Setelah sesi materi berakhir, dilanjutkan dengan sesi diskusi.
Sesi diskusi merupakan sebuah sesi dimana mahasiswa baru bisa bertanya atau berdiskusi dengan pihak perusahaan terkait mengenai perusahaan. Mahasiswa baru sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan. Bahkan ada yang berniat untuk membangun perusahaan ice cream sendiri setelah megetahui omset yang diterima PT. Campina Ice Cream Industry ini yang bisa mencapai 18 milyar setiap bulannya.
Setelah sesi diskusi berakhir, mahasiswa baru diajak untuk mengunjungi ruang Avatar untuk menikmati kelezatan produk es krim PT. Campina. Dan yap, gratis hehe. Pada sesi ini, mahasiswa baru kembali ditanya mengenai hal-hal yang dipresentasikan sebelumnya dan akan mendapatkan ice cream tambahan jika mereka dapat menjawab pertanyaan tersebut. Setelah selesai menikmati ice cream, mahasiswa baru diberi shower cap sebagai salah satu kelengkapan untuk berkeliling pabrik. Pada sesi plan tour atau factory tour ini, mahasiswa baru akan diajak berkeliling pabrik untuk mengetahui secara langsung mengenai pengaplikasian bidang ilmunya di perusahaan.
Pertama-pertama, seluruh mahasiswa baru diajak untuk berkeliling di dalam pabrik sambil diperkenalkan mengenai bagaimana proses pembuatan ice cream secara langsung. Kemudian, mereka semua diajak untuk masuk ke ruangan penyimpanan ice cream yang telah jadi dan siap untuk dipasarkan. Ruangan ini bersuhu hingga -30o C. Tentu saja sebelum memasuki ruangan tersebut, seluruh mahasiswa baru dibekali dengan baju hangat yang akan melindungi mereka dari dinginnya ruangan tersebut. Hingga pada akhirnya mereka memasuki ruangan tersebut dan merasakan betapa dinginnya. Bahkan mereka pun sulit untuk bernapas secara normal, karena aliran pernapasan pun terasa membeku. Setelah merasa cukup berada di ruangan penyimpanan ice cream ¬tersebut, semuanya pun keluar dan mengembalikan baju hangat lalu berfoto di tempat yang telah disiapkan. Tidak lupa, kita pun membeli beberapa ice cream produk PT. Campina. Dan akhirnya, kita pun berpamitan dan kembali menuju kampus ITS.

Mawapress Datang Lagi

Seiring dengan zaman yang semakin berkembang dan persaingan yang juga semakin ketat, tuntutan untuk menyiapkan bekal guna menghadapi persaingan ke depan semakin besar bagi mahasiswa. Menyiapkan generasi penerus bangsa yang berprestasi merupakan impian kita saat ini. Di tengah persaingan global, kita dituntut untuk memiliki hard skill dan soft skill yang mumpuni untuk bisa bertahan. Seiring dengan tuntutan tersebut setiap tahun Dirjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kemendikbud menyelenggarakan pemilihan Akademisi Berprestasi, dan salah satunya serta yang paling bergengsi adalah Pemilihan Mahasiswa Berprestasi.
Institut Teknologi Sepuluh Nopember berperan aktif dalam ajang Mawapres Nasional. Terbukti bahwa di tahun 2015 ITS meraih juara 1 program sarjana serta pada tahun 2016 ITS meraih juara 1 program diploma. Disisi lain Jurusan Teknik Elektro selama 4 tahun berturut-turut selalu meraih posisi 3 besar Mawapres di tingkat institut. Perlunya budaya yang baik tersebut senantiasa dijaga serta ditingkatkan. Melalui Deprtemen Riset dan Teknologi HIMATEKTRO ITS adapun sebuah program Mawapres Class. Mawapres Class merupakan jawaban bagi mahasiswa yang ingin mencari dan mendapatkan prestasi. Kegiatan ini selain sebagai wadah, juga sebagai fasilitas mahasiswa guna menambah bekal mereka untuk meraih prestasi yang diinginkan. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menumbuhkan iklim serta atmosfer mawapres dan juga sebagai sarana guna mengembangkan minat bakat mahasiswa dalam bidang ini, serta dapat menjaring potensi-potensi yang ada. Dengan demikian, terciptalah kader Jurusan Teknik Elektro, Teknik Komputer dan Teknik Biomedik FTE-ITS yang berprestasi dan kompeten dalam menghadapi tantangan zaman.
Tema Mawapres Class 2016/2017 adalah “Berinovasi dan Berkarya dalam Pendidikan dan Lingkungan Sosial”. Berangkat dari tema tersebut, diharapkan semangat untuk terus berkarya bagi para mahasiswa dapat meningkat. Sehingga, akan semakin memotivasi mereka untuk terus berprestasi. Mawapres Class pada tahun ini diadakan 3 kali pertemuan di Bulan Maret 2017. Adapun poin-poin materi yang akan disampaikan meliputi Pelatihan Public Speaking, Pelatihan Paper dan Conference serta Motivasi Berprestasi. Dengan sistem pembinaan Mawapres ini diharapkan nantinya para Mahasiswa Teknik Elektro, Teknik Komputer serta Teknik Biomedik mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi persaingan Mawapres dan tumbuh sebagai generasi Mawapres yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.

Sigap: Sinergi Gerakan Peduli

HIMATEKTRO ITS periode 2016/2017 mengusung visi Sinergi Gerakan Peduli  HIMATEKTRO ITS penuh Dedikasi serta Inovasi untuk berkarya bagi Masyarakat dengan 3 point visi yaitu sinergi gerakan peduli, dedikasi, dan inovasi. Sinergi gerakan peduli yakni menjalin pola hubungan baik antar stakeholder HIMATEKTRO ITS serta menyelaraskan gerak warga HIMATEKTRO ITS dengan semangat bersinergi. Kemudian point dedikasi dalam meningkatkan kepedulian dan kontribusi anggota HIMATEKTRO ITS dalam kegiatan kemahasiswaan di KM ITS dan pada bidang pengabdian masyarakat dalam implementasinya dari point pengabdian pada tri dharma perguruan tinggi. Juga Inovasi dalam menghidupkan kembali lingkup keilmiahan dan karya Inovasi sesuai keprofesian Teknik Elektro sebagai bentuk peningkatan prestasi dan kemampuan hardskill  Mahasiswa Teknik Elektro dalam menjawab tantangan dunia pasca kampus yang akan mengantarkan HIMATEKTRO ITS kepengurusan kali ini menuju capaian utama yaitu berkarya bagi masyarakat.

Besar harapan HIMATEKTRO ITS kepengurusan kali ini mampu meningkatkan rasa kekeluargaan antar civitas akademika melalui berkegiatan bersama dalam lingkup Teknik Elektro ITS. Meningkatkan hubungan baik dan harmonis dengan alumni dan manajemen jurusan JTE, TMJ, dan BME melalui komunikasi intensif serta  memperluas jaringan dan menjalin  kerjasama dengan ormawa dan instansi baik internal maupun eksternal KM ITS. Meningkatkan citra positif HIMATEKTRO ITS melalui penginfoan dan branding kegiatan yang kreatif. Memberikan pelatihan pengembangan softskill anggota HIMATEKTRO ITS serta terwujud pemetaan dan pengawalan kader HIMATEKTRO ITS. Menumbuhkan jiwa sosial pada seluruh anggota HIMATEKTRO ITS serta melakukan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bentuk kebermanfaatan HIMATEKTRO ITS untuk masyarakat. Meningkatkan kompetensi  anggota HIMATEKTRO ITS melalui pencerdasan wawasan pasca kampus serta  isu keprofesian. Terwujud kaderisasi yang mampu mengembangkan potensi mahasiswa baru. Menumbuh kembangkan iklim keilmiahan prestatif dan kerya aplikasi teknologi mahasiswa TE, TMJ, dan BME. Meningkatkan serta mengembangkan minat kewirausahaan anggota HIMATEKTRO ITS. meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di bidang akademik dan finansial. Menciptakan event yang inovatif dalam rangka meningkatkan citra positif HIMATEKTRO ITS.

Pada kepengurusan kali ini, HIMATEKTRO ITS juga mengusung 4 program kerja unggulan, yaitu

  1. Road to Faculty

Sebuah kajian bentuk ormawa dalam rangka persiapan terbentuknya Fakultas Teknologi Elektro.

  1. Aplikasi Teknologi

Terwujud aplikasi teknologi karya Teknik Elektro ITS yang di implentasikan langsung kepada masyarakat.

  1. Elektroda

Kegiatan dimana mahasiswa, manajemen jurusan, dan alumni berkolaborasi dalam kegiatan sosial masyarakat.

  1. Sekolah Pengader

Kegiatan Pelatihan bagi elemen kaderisasi HIMATEKTRO ITS demi perbaikan  kegiatan kaderisasi di Teknik Elektro ITS

Kami mohon bantuan dari segenap anggota HIMATEKTRO ITS, dan seluruh pihat terkait dalam mewujudkan visi HIMATEKTRO ITS periode 2016/2017, karena perubahan tidak timbul karena hanya satu pihak yang bergerak, kami mohon untuk bergerak bersama dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik.[Anang]

Kuliah tamu dari Taiwan

Rabu (01/03/2017) – Departemen Teknik Elektro ITS menerima kunjungan istimewa dari seorang Profesor NTUST, Taiwan. Prof. Poki Chen adalah seorang dekan di NTUST, salah satu perguruan tinggi ternama di Taiwan. Kedatangan beliau tak ayal disambut dengan antusias oleh civitas akademika ITS. Puluhan mahasiswa hadir memenuhi ruangan AJ201-202 untuk mendengarkan kuliah tamu beliau.
Kedatangan beliau ke departemen teknik elektro ITS tak hanya untuk memberikan kuliah tamu, namun juga menawarkan kerja sama antara ITS dan NTUST di bidang student exchange dan riset. Seperti yang dijelaskan prof. Poki Chen. NTUST adalah salah satu jujukan utama mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh studi di S-2. Hal ini dikarenakan NTUST merupakan perguruan tinggi yang ramah terhadap mahasiswa asing. “Kuota mahasiswa asing yang menempuh pasca sarjana di NTUST bahkan mencapai 50 persen dari total mahasiswa pasca-sarjana NTUST.”, klaim Prof. Poki Cen pada sesi kuliah tamu.
Pada kuliah tam tersebut Prof, Poki Chen juga menekankan bagaimana perguruan tinggi beliau merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dalam riset Digital-Time Conversion dan Time-Digital Conversion. Riset yang mereka kembangkan dalam bidang applied science bahkan merupakan yang terbaik di Taiwan.
Pada penghujung acara prof. Poki Chen melakukan student recruitment tertutup dimana beliau secara personal memilih langsung mahasiswa-mahasiswa Teknik Elektro ITS yang berminat melanjutkan studi S-2 di NTUST. Belasan mahasiswa dengan antusias mendaftarkan diri dalam student recruitment tersebut. Salah satu kalimat yang beliau tekankan pada mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di NTUST adalah “Jika kau bukan mahasiswa yang luar biasa, maka tidak apa. Asalkan kau seorang pekerja keras maka NTUST akan selalu membutuhkanmu.”

LKMW HIMATEKTRO ITS, Kembangkan Kemampuan Kewirausahaan Mahasiswa Baru

LKMW TD kembali lagi, kali ini dilaksanakan di Teater A, (04/03/2017). Pelatihan yang dulunya wajib bagi semua mahasiswa baru ini kini telah sedikit berubah sistemnya. “Sekarang peserta kami seleksi hanya 90 peserta saja” ucap Mahesa, selaku ketua panitia LKMW TD HIMATEKTRO ITS.
Dunia kewirausahaan sangatlah dinamis, inilah yang diangkat oleh pemateri pertama, Victor Decha Z, mahasiswa Teknik Komputer angkatan 2015 yang kaya akan pengalaman bisnis dan start up ini memberikan motivasi bisnis kepada seluruh peserta. “Bisnis sekarang tak hanya berjual beli, namun sudah sangat luas dan sekarang kita dapat menyelesaikan setiap masalah lewat bisnis, atau lebih tepatnya lewat start up”. Hal ini yang sangat ditekankan oleh Decha, ia mengajarkan banyak hal, mulai bagaimana memilih rekan kerja yang baik, hingga bagaimana mencari masalah yang dapat diselesaikan.
Selanjutnya peserta diajarkan cara menjual barang, dengan teknik sales yang baik. Peserta diarahkan untuk maju kedepan dan mencoba cara menjual barang-barang unik yang ditampilkan oleh pemateri, Rizal. Kegiatan pelatihan ini ditutup oleh saudara Rizky Yunianto, owner Sego Jamur yang sangat terkenal di ITS. Beliau mengajarkan peserta untuk membuat BMC (Business Model Canvas) yang disampaikan dengan sudut pandang pembuatan Sego Njamoer dulunya. Dengan dijarkannya Business Model Canvas kepada peserta diharapkan dapat menambah pengetahuan peserta tentang bagaimana memulai bisnis dengan pendekatan yang benar dan dapat berkelanjutan hingga bisnis berlajan. Tepatnya tidak ada kata tidak mungkin berbisnis saat kuliah. [ATR]

Publikasi Karya

Kondisi dimana minimnya ketersediaan air bersih di Kepulauan Terpencil di Indonesia akibat kekeringan dari sumber mata air bersih saat musim kemarau menimbulkan permasalahan terutama dalam segi kesehatan dari penduduk. Padahal di daerah kepulauan tersebut tersedia air laut yang melimpah dan memiliki kandungan 96,5 % air bersih dan potensi tenaga matahari tinggi yang belum dimanfaatkan sebagai sumber air bersih baru untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Eco desalinator merupakan sebuah konsep alat sederhana dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan panas matahari sebagai bagian penting dalam proses destilasi air dalam proses mengubah air laut menjadi air bersih yang siap digunakan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tujuan dari terbentuknya alat ini adalah Memberikan solusi terhadap keterbatasan persediaan air bersih terutama pada musim kemarau di daerah kepulauan terpencil , dan Menciptakan metode dan teknologi pengkonversi air laut menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari dan efektif serta cocok diterapkan pada daerah kepulauan terpencil. Alat Eco Desalinator ini berhasil menciptakan air bersih sebanyak 1.3 liter dalam waktu 2 jam, suhu boilernya mampu mencapai 400 derajat celcius, PH air bersihnya sebesar 6.015, Konduktifitas listrik air bersihnya sebesar 441.9 mikrosekon, untuk menggunakan alat ini sangatlah mudah. Awalnya, panas matahari yang ada akan dipantulkan dan difokuskan menuju boiler tempat penampungan air laut menggunakan cermin parabolic. Selanjutnya uap yang dihasilkan dari boiler tersebut dialirkan menuju pipa uap yang kemudian didinginkan untuk menjadi air bersih.

Serangan Pasukan HITAM ORANYE

Teknologi diciptakan untuk mempermudah urusan manusia. tahukah kamu teknologi apakah yang pertama kali ditemukan oleh manusia? api merupakan teknologi yang pertama kali manusia temukan. hingga saat ini teknologi terus menerus semakin berkembang di berbagai bidang, baik dibidang kesehatan, energi, IT, bahkan teknologi yang dapat membuat manusia pergi keluar angkasa.

Baru-baru ini, para pasukkan hitam oranye menggemparkan Fakultas Teknologi Elektro ITS, sebabnya para pasukan ini mengawal jalannya Event yang bergengsi di bidang teknologi terbaru yaitu Event MAGE atau Multimedia dan Game Event. dalam MAGE sendiri di dalamnya terdapat Talkshow, worksop dan lomba-lomba. Worksop yang diadakan oleh MAGE sendiri ada dua, yaitu tentang “Progresif web Aplication” dan  “Making an Overwatch-Like Game Using Unity Multiplayer”. Lomba-lomba yang diadakan MAGE juga tidak kalah seru, contohnya lomba IoT, APP Development, Game Development yang diadakan oleh MAGE. Beragam teknologi yang unik dan pastinya canggih disuguhkan oleh para peserta. Event MAGE sendiri menunjukkan bahwa Indonesia SIAP dalam mengawal perkembangan teknologi dunia.[&DI]