SOLAR COOL BOX

Solar Cool Box adalah salah-satu alat karya dari mahasiswa Teknik Elektro ITS. seperti pada namanya, solar cool box adalah alat untuk mendinginkan ikan yang Berbasis Sensor Suhu dengan Menggunakan Thermoelektrik dan Panel Surya

Alat ini memiliki beberapa komponen utama yaitu:
1. Cool Box
Box/kotak dengan pendingin thermoelektrik dipasang sebagai sumber pendingin. Terdapat ruang isolasi yang terdiri dari polystyrene, alumunium foil dan udara. Sistem ini berfungsi untuk menjaga suhu di dalam box agar tetap dingin.
2. Sistem Kontrol Suhu
Menggunakan ds18b20 sebagai sensor suhu untuk mengetahui suhu di dalam cool box. Suhu optimal pendinginan ikan sekitar 18 C. Apabila suhunya naik diatas 18 C, maka kipas pendingin akan aktif.
3. Panel Surya
Memiliki spesifikasi 80 Wp yang bisa menghasilkan tenaga listrik sekitar 400-550Wh pada kondisi normal. Ada sebuah kontroller yang berfungsi untuk mengendalikan tegangan yang sesuai dengan baterai.
4. Sistem pembuangan
Sistem pembuangan panas yang terdiri dari kipas pendingin yang dipasang pada thermoelektrik. Disamping itu ada heatsink yang telah dimodifikasi yang bertujuan untuk menurunkan suhu di dalam cool box
Setelah dilakukan ujicoba, diperoleh data bahwa daya yang dihasilkan oleh panel surya ialah sebesar 436,7 Wh. Data tersebut diperoleh ketika melakukan pengujian pada pukul 07.26-14.26. Kemudian juga telah dilakukan uji perbandingan antara cool box dan termos konvensional. Hasilnya adalah cool box memiliki suhu yang sama dengan termos konvensional yaitu pada titik 23 C.
Selain telah memenangkan berbagai perlombaan keilmiahan di berbagai wilayah di Indonesia, Cool box ini juga terbukti sangat aplikatif. Buktinya adalah beberapa nelayan di wilayah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur telah menggunakan alat ini agar ikan yang mereka punya tetap terjaga kesegarannya dan tetap memperhatikan sisi ramah lingkungannya. Kemudian alat ini juga akan diterapkan pada para nelayan di kampung mitra BEM FTI di wilayah pantai kenjeran, Surabaya.

Alat super keren ini di buat oleh Rizky Mendung Ariefianto, Akhmad Rizal Jiwo Prakoso, Muhammad Adam yang dibimbing oleh bapak Fajar Budiman, S.T., M.Sc

perebutan secangkir KOPISOLO

Kopisolo, ajang adu ide bisnis mahasiswa elektro
Sabtu (22/04/17) ruang AJ-102 dihadiri 5 tim yang dinyatakan lolos dari babak proposal Kopisolo (Kompetisi Ide Bisnis). 5 tim ini dipilih dari 27 tim yang mengajukan proposal bisnis pada kegiatan ini.
Dengan berbagai ide bisnis yang ditawarkan oleh peserta, juri yang diwakili oleh bapak Ir. Hendra Kusuma, M.Eng.Sc. dan bapak Drs. Soehardjoepri, M.Si. tampak antusias melihat geliat semangat berbisnis yang ada pada mahasiswa elektro ini. Hal ini disambut baik oleh juri, karena memang pada dasarnya sekarang ITS sedang menggalakan penanaman sifat kewirausahaan kepada setiap mahasiswa ITS.
Dari 5 tim yang lolos, ada tim yang bisnisnya sudah berjalan, ataupun yang bisnisnya masih dalam tahap pengembangan ide saja. Sebut saja tim CAMP-ON yang diketuai oleh Gayuh Wahyu N, tim ini menawarkan menawarkan peminjaman alat-alat outdoor secara online dengan menggandeng para pegiat kegiatan luar ruangan untuk meminjamkan alat-alatnya pada pelanggan yang membutuhkan.
Kompetisi ini berakhir dengan Tim BECET sebagai juara 1, Tim Bina Lapas sebagai juara 2, dan Tim MbadoQ sebagai juara 3. diakhir acara ketua departemen KWU Himatektro ITS menyampaikan bahwa “Hasil dari kompetisi ini diharapkan dapat dibawa pada ajang-ajang kewirausahaan lain yang lebih tinggi diluar lingkup ITS”. Tak lupa, setiap juri juga meninggalkan pesan-pesan serta motivasi bagi seluruh peserta Kopisolo. Dengan ini diharapkan setiap peserta nantinya tetap berkiprah pada bidang kewirausahaan di lingkup ITS maupun di lingkup yang lebih luas lagi. [ATR]