SKO Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Brawijaya

2013112lllopp3_141235

Dalam rangka menjalin hubungan antar organisasi, Sabtu 23 November 2013 Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Brawijaya (HME UB) telah mengadakan kunjungan ke Himatektro ITS tepat pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB di Elektro Budoyo (Elbud). Pembukaan dilakukan oleh moderator, lalu dilanjutkan dengan perkenalan anggota himpunan dari kedua pihak yang hadir pada saat itu. Setelah perkenalan, kegiatan selanjutnya adalah pemaparan struktur organisasi serta program kerja dan agenda dari Himatektro ITS periode 2013 – 2014 dan dilanjutkan pemaparan dari HME UB. Terdapat beberapa susunan dari struktur organisasi yang ada pada HME UB. Departemen yang ada di HME UB berjumlah 6 yaitu Departemen Internal, Departemen Eksternal, Departemen Pendidikan, Departemen Minat dan Bakat, Departemen Jurnalistik dan Administrasi, dan Departemen kewirausahaan. Sedangkan dari HME UB terdapat 3 lembaga semi otonom yaitu Workshop, Ristie, dan Forsitek yang menaungi dibidang keilmiahan, keprofesian dan robotika. Dalam sesi diskusi atau tanya jawab, banyak ilmu yang dapat diambil dari kedua belah pihak. Contohnya adalah Departemen Kewirausahaan HME UB sempat mengadakan Try Out SNMPTN yang dapat menjadi fund rising kas himpunan, Departemen Workshop yang menaungi tim robotika KRI, KRSI, dan KRCI dan lain – lain. Seusai diskusi, pada awalnya HME UB ingin mengunjungi laboratorium yang ada di Jurusan Teknik Elektro ITS. Namun sayangnya hal tersebut dibatalkan karena terjadi pemadaman listrik untuk perawatan gardu dari pihak ITS. Kunjungan dari HME UB ditutup dengan penyerahan cinderamata dari kedua pihak. Harapan dari kegiatan ini adalah untuk kedepannya dapat merekatkan hubungan antar organisasi khususnya antara HME UB dan Himatektro ITS dalam membangun himpunan yang lebih baik. (MA)

SKO Bersama BEM FKM UNAIR

20131121_181117

simbolisasi

FKM UNAIR, 21 November 2013, HIMATEKTRO-ITS mengadakan kunjungan ke Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (BEM FKM UNAIR), untuk bersama-sama melakukan studi komparasi ORMAWA.

Acara dimulai sekitar pukul 16.30WIB dan berakhir pukul 18.30 WIB. Acara dimulai dengan kata-kata sambutan dari masing-masing ketua ORMAWA, dilanjutkan dengan pemaparan struktur dan program-program kerja organisasi dari BEM FKM UNAIR, dilanjutkan dengan pengajuan pertanyaan-pertanyaan dari pihak HIMATEKTRO dan selanjutnya dari pihak BEM FKM UNAIR. Acara Studi Komparasi Ormawa (SKO) diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari kedua pihak dan pengambilan foto bersama di tempat pertemuan.

Cukup berbeda dengan HIMATEKTRO, BEM FKM UA memiliki dua jenis departemen: departemen khusus dan departemen umum.BEM FKM UA memiliki enam departemen umum yang terdiri dari lima departemen inisiasi dari BEM FKM UA yang membawahkan dua divisi tiap departemen, dan satu departemen yang merupakan ikatan organisasi mahasiswa sejenis: Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (dinamai POKJA ISMKMI).

Enam departemen yang terdapat pada struktur organisasi BEM FKM UA ini antara lain: KOMINFO (Komunikasi dan Informasi), SOSMA (Sosial Masyarakat), SENOR (Seni dan Olah Raga), SLIM (Studi Keilmuan dan Keilmiahan Mahasiswa), PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia), dan POKJA ISMKMI. Ada pula departemen-departemen khusus: DAI, DKK, dan HIMA K3. Selain departemen dan divisi, BEM FKM UA memiliki badan sub organisasi komunitas: D’ SAVIOUR, ILM, JOPH, dan T-BONE. (DC)

20131121_181522

foto bersama saat kunjungan

Berbagi pengalaman dan cerita dengan Koordinator Acara IEEExpo

sapa alumni

Foto bersama dengan Cak Adi Kusuma

Sapa alumni (SA) adalah salah satu agenda dari Biro Relasi dan Jaringan, Departemen Hubungan Luar Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro ITS, yang bertujuan merekatkan hubungan antara para alumni dengan stakeholder  Jurusan Teknik Elektro ITS terutama Himatektro ITS.  Pada kepungurusan tahun ini, sapa alumni lebih difokuskan pada alumni “baru” yakni mulai e-40 sampai e-49.  Pada kegiatan sapa alumni  kali ini menemui  Adi Kusuma Firman,  alumni dari angkatan e-46 yang berdomisili di Surabaya. Sekarang Adi Kusuma menjadi wirausahawan dengan membuka usaha clothing , usaha web design dan fotografer. Pertemuan ini berlangsung di food court Grand City Surabaya pada tanggal 14 November 2013 pada pukul 17.00 WIB. Selain dihadiri oleh punggawa Departemen Hubungan Luar Himatektro ITS, juga dihadiri oleh Ketua dari EE Event 2014 dan LCEN 2014 yaitu Irwin Santoso dan Azwar Tilameo. Topik bahasan tidak hanya berkutat pada kehidupan kampus, tetapi juga sharing pengalaman dari Adi Kusuma saat menjadi koordinator acara IEEExpo yang pertama kali diadakan oleh angkatan e-46. Selain itu, Adi menceritakan latar belakangnya menjadi seorang pengusaha. Tak luput beberapa tips untuk menjadi seorang pengusaha dan bagaimana cara memulai usaha disampaikan olehnya.  Kegiatan sapa alumni ini berlangsung selama 3 jam 30 menit.  Setelah kegiatan ini, diharapkan dari beberapa masukan dari Adi Kusuma dapat membantu terselenggaranya EE Event yang lebih baik di tahun depan selain tujuan utama yakni memperkokoh hubungan dengan para alumni. (Yud/AR)

SKO dengan HMTI

Jurusan Teknik Industri ITS, 30 September 2013 dilakukan studi komparasi ormawa antara HIMATEKTRO dengan HMTI. Pada studi komparasi ormawa kali ini, pihak HIMATEKTRO-ITS yang melakukan kunjungan ke Jurusan tempat HMJ yang dimaksud. Kunjungan dimulai pukul 19.00 dan berakhir pada pukul 21.30 WIB di Plasa TI, ITS, Surabaya.

Dilakukan pemaparan sub-organisasi yang terdapat dalam organisasi tingkat jurusan di Jurusan Teknik Industri ini. HMTI memiliki delapan departemenyang memiliki ranah kerja tertentu, satu divisi, dan senat mahasiswa yang melakukan fungsi yudikatif dan legislatif. Delapan departemen dalam HMTI adalah: KWU, MEDFO, RISTEK, HUBLU, DIKESMA, LINGPUS, PSDM, dan SOSMA. Divisi yang ada dalam HMTI adalah divisi IE Fair, yang menyelenggarakan perlombaan untuk pelajar-pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), serta IE Games. Senat mahasiswa adalah kumpulan mahasiswa perwakilan angkatan yang merancang perundang-undangan dan melakukan pengawasan dalam lingkup mahasiswa di jurusan Teknik Industri.

Acara dilanjutkan dalam kumpulan utuh hadirin dalam studi komparasi ormawa ini, dan saling memberikan ucapan-ucapan penutup hingga pembacaan sebuah pantun dari KAHIMA HMTI. Berlanjut pada saling berbagi souvenir antara kedua pihak dan berakhir dengan pengabadian momen (foto) bersama. [AR/DC]

SKO Bersama HMSI FTIf ITS

Kamis, 26 September 2013; Jurusan Teknik Elektro dikunjungi oleh pihak Himpunan Mahasiswa Sistem informasi, Fakultas Teknologi Informasi (HMSI-FTIf) Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Kunjungan dilakukan dalam rangka studi komparasi ormawa (SKO) antara organisasi HIMATEKTRO-FTI-ITS dengan HMJ yang dimaksud.

Pertemuan dimulai dengan doa dan sambutan dari sekretaris umum HIMATEKTRO-ITS. Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari masing-masing anggota himpunan baik dari pihak HIMATEKTRO maupun dari pihak HMSI. Berlanjut pada berbagi informasi seputar HIMATEKTRO secara umum, salah satu pertanyaan yang diajukan pihak HMSI yakni mengenai kesiapan HIMATEKTRO menghadapi ACFTA 2015. Mengenai hal itu, pihak HIMATEKTRO berupaya dalam pengembangan kemampuan dalam berbahasa Inggris, khususnya melalui kerja Departemen Keprofesian dan Kesejahteraan Mahasiswa.

Pertemuan dilanjutkan dengan sesi berbagi informasi pada tiap departemen terkait, massa dibagi dalam beberapa kelompok kecil berdasarkan kemiripan kerja departemen/divisi dari masing-masing HMJ. Pertemuan dilanjutkan kembali dalam kumpulan seluruh hadirin, dan dilakukan penyerahan cinderamata/kenang-kenangan dari pihak HMSI ke pihak HIMATEKTRO. Acara diakhiri dengan pengabadian bersama di Elbud. (DC/AM)

Memperkuat hubungan antara HIMKA dengan HIMATEKTRO

Pada jam 7 malam hari Rabu tanggal 18 September, Elektro Budaya diramaikan oleh HIMKA yang sedang mengadakan kunjungan ke HIMATEKTRO dengan tujuan berbagi informasi serta menjaga tali silaturrahim antar himpunan mahasiswa. Forum ini banyak dihadiri oleh mahasiswa baik itu dari HIMKA yang diketuai oleh M. Rasyied Wahyudi maupun HIMATEKTRO yang diketua oleh Ismail Marzuki. Setelah forum dibuka masing-masing himpunan mengenalkan nama anggotanya serta jabatannya masing-masing yang hadir dalam forum tersebut.

Pada kunjungan kali ini dari pihak HIMKA tertarik berbagi info akan hubungan alumni teknik elektro ITS yang kuat, dan departemen Prokesma HIMATEKTRO yang terkenal bagusnya. Dari departemen hubungan luar menjelaskan bahwa hubungan alumni teknik elektro ITS kuat karena kesadaran mereka akan sense of belonging, serta pihak himpunan yang sering melibatkan alumni dalam beberapa proker dan agendanya. Sedangkan dari departemen Prokesma menjelaskan tentang beasiswa, dana abadi, keprofesian, dan lain-lain. Dari pihak HIMATEKTRO juga menjelaskan proker dan agenda departemen lainnya  serta organigramnya kepada HIMKA untuk menambah wawasan seputar HIMATEKTRO.

Setelah pemaparan dari HIMATEKTRO, HIMKA memaparkan organigram serta agenda dan proker yang dimilikinya. HIMKA memiliki 6 Dept. dan 3 DIVISI yaitu  Dept. PSDM, Dept. Kesma, Dept. Dagri, Dept. Hublu, dan Dept. Sosial serta Divisi Minat Bakat, Divisi Chemistry Week dan Divisi Perekonomian. Untuk kepengurusan HIMKA tahun 2013-2014 departemen sosial merupakan departemen yang baru dibentuk dengan bidang sosial masyarakat dan bidang sosial politik dimana tujuan terbentuknya departemen ini adalah mengajak mahasiswanya agar bisa berkontribusi kepada masyarakat.

Sesi berikutnya merupakan sesi tanya jawab dimana terdapat pertukaran informasi dari kedua pihak. Acara ini berakhir pada jam 9 malam dengan penutupan berupa pemberian souvenir serta foto bareng dengan kedua anggota himpunan. Harapannya dari kunjungan HIMKA dengan  HIMATEKTRO ini adalah memperkuat hubungan antar himpunan serta saling membangun untuk menuju yang lebih baik. (MA)

Teknik Elektro Dipenogoro Berkunjung ke Teknik Elektro Kampus Perjuangan

Senin, 9 September 2013
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kehadiran tamu dari Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Kegiatan ini, masuk dalam salah satu program kerja dari departemen hubungan luar HIMATEKTRO. Departemen Hublu bertugas sebagai fasilitator kunjungan ini.

Pada dasarnya, kunjungan oleh mahasiswa-mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro ke Jurusan Teknik Elektro FTI-ITS adalah salah satu destinasi dalam program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilakukan pihak Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Acara kunjungan diawali dengan Sambutan dari Ketua HIMATEKTRO-FTI ITS, Ismail Marzuki, dan dilanjutkan dengan sambutan dan pengenalan seputar Jurusan Teknik Elektro FTI-ITS oleh Ketua Jurusan (pak Tri).

Dilakukan pula kunjungan ke laboratorium-laboratorium yang ada di jurusan Teknik Elektro. Ada 5 labarotorium yang mendapatkan kesempatan kunjungan tersebut, yaitu : Lab AJ 303, Lab B 201, Lab B 205, Lab B 304, dan Lab B 306. Pada kesempatan ini, mahasiswa Teknik Elektro ITS menjelaskan fokus dari laboratorium tersebut dan prestasi apa saja yang pernah diraih dari mahasiswa yang ada di laboratorium itu sendiri. Di akhir sesi kunjungan lab ini, diadakan sesi tanya jawab, mahasiswa Teknik Elektro UNDIP terlihat antusias.

Kunjungan diakhiri dengan dokumentasi-dokumentasi. Pihak Jurusan Teknik Elektro Undip melanjutkan perjalanan mereka ke destinasi selanjutnya. (MFRU,DC)

Menjalin Silaturahmi dan Komparasi Ormawa dengan Psikologi UNAIR

Pemberian Kenang-Kenangan

Kamis, 29 Agustus 2013, Departemen Hubungan Luar Himatektro ITS mengadakan SKO (Studi Komparasi Ormawa).  Pada kesempatan kali ini, Salah satu HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) di KM ITS ini mengunjungi Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM F) Psikologi Universitas Airlangga.  Dalam kunjungan kali ini diikuti oleh 33 peserta, baik dari pengurus besar harian maupun perwakilan dari departemen Himatektro.

 

Suasanan Ketika SKO Berlangsung

Kegiatan tersebut berlangsung di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya pada pukul 16.00-17.30 WIB.  Sama halnya dengan kegiatan SKO sebelumnya, kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi baik seputar program kerja, keadaan organisasi dan lingkungan ataupun membina kerjasama antar organisasi tersebut.  Dari laporan yang didapat, BEM Psikologi Universitas Airlangga Surabaya terdiri dari lima divisi, yakni divisi HRD (Human Resource Development), Pengmas (Pengabdian Masyarakat), Keilmuan, Pemikat (Pengembangan Minat Bakat), dan Branding.

Secara program kerja dan ranah kerja memiliki kesamaan dengan departemen-departemen di Himatektro ITS sendiri.  Dalam pertemuan tersebut pula, didapat sebuah inisiasi kerjasama antara departemen Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Himatektro dengan BSO Ribbon, badan semi otonom di bawah divisi Pengabdian Masyarakat (Pengmas) BEM Fakultas Psikologi UA.  BSO Ribbon tersebut bergerak dalam bidang pengabdian masyarakat dalam hal perbaikan moral dengan menggunakan sarana teater boneka.  Secara umum jalannya forum sangat bersahabat dan kondusif, serta baik dari Himatektro dan BEM Psikologi sangat aktif dalam bertanya dan bertukar informasi.

 

Hangat Penuh Kekeluargaan di Halal Bihalal Jurusan Teknik Elektro

Halal Bihalal Elektro ITS 2013

 

Momentum hari raya Idul Fitri sangatlah erat dengan acara yang bertujuan  mempererat tali silahturahmi, tidak terkecuali pada kegiatan halal bihalal yang diadakan oleh panitia untuk Alumni Teknik Elektro ITS, mahasiswa Teknik Elektro ITS, dosen dan karyawan Teknik Elektro ITS,serta keluarga besar Teknik Elektro ITS pada tanggal 13 Agustus 2013 di Plasa Jurusan Teknik Elektro ITS.  Pada Halal Bihalal tersebut juga membahas anggaran dasar dan evaluasi kinerja panitia Himatektro  selama kegiatan halal bihalal tersebut berlangsung.  Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 tamu undangan tersebut dibuka oleh musik keroncong O.K Tabung yang didampingi langsung oleh cak Doellatip e01, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Jurusan Teknik Elektro ITS Dr. Tri Arief Sardjono, ST. MT,  ketua Himatektro Ismail Marzuki serta perwakilan dari IKA ELITS Cak Paimo.  Selain itu, dalam acara yang berlangsung pada pukul 18.30 sampai 22.00 WIB,  menyediakan stand makanan mulai dari tahu campur, lontong balap, soto, kikil, es campur, sampai  es degan.  Secara keseluruhan acara tersebut berjalan dengan lancar dan tamu undangan yang hadir cukup banyak.  Namun beberapa rundown acara yang telah dipersiapkan sebelumnya seperti stand up comedy dan presentasi-presentasi dihapus karena keterbatasan waktu.  Harapan kedepannya, acara ini dapat berjalan rutin untuk menjaga tali silaturahmi antar stake holder Jurusan Teknik Elektro ITS.

KRI Frans Kaiseipo & KRI Diponegoro, Tercanggih Milik Negeri

Studi Ke Pemerintahan dari Hublu secara drastis membuka mata para Mahasiswa Teknik Elektro ITS yang turut dalam kunjungan ke Pangkalan Militer Angkatan Laut di Surabaya Utara. Mereka yang sehari-harinya mungkin hanya melihat dunia elektro dari segi industri saja kini melihat karya nyata elektroteknik dalam bidang militer, kapal perang SIGMA Class. Dengan menyandang nama ‘Frans Kaiseipo’ dan ‘Diponegoro’, dua kapal perang tercanggih yang dimiliki Angkatan Laut Indonesia berlabuh di Surabaya.

Jangan bayangkan kapal dengan layar terkembang layaknya Phinisi, karena SIGMA Class ini jauh berbeda. Dengan bentuk yang didesain agar dapat bertempur secara maksimal dan sistem terintegrasi antar fungsi dalam kapal ini menjadikannya tercanggih di antara kapal perang milik Indonesia.

Frans Kaiseipo - wikipedia

“Di masa depan, bukanlah kecepatan yang menjadi tolak ukur kecanggihan, melainkan sistem di dalamnya. Sistem yang memungkinkan Kapal yang tidak dapat terdeteksi radar misalnya atau kapal yang dapat membalikkan serangan kembali ke pengirimnya,” begitu menurut salah seorang kru di KRI Frans Kaiseipo.

Sangat beruntung bagi kami dapat menjelajahi kapal perang tersebut, meski tidak dapat ditelusuri keseluruhannya karena keterbatasan waktu dan pembatasan dari kru kapal. Jelajah kami diawali dari Machinery Control Room (MCR), yang merupakan pusat dari control sistem kapal. Dalam penjelasan dapat disimpulkan bahwa di MCR ini, terdapat beberapa fungsi yang memungkinkan kru dapat langsung mengetahui kondisi terkini seluruh bagian kapal dan menghandlenya dengan bantuan fasilitas. Beberapa diantaranya :

  1. Sistem kelistrikan dikontrol menggunakan 3 komputer, yang terdiri dari 1 Main dan 2 Auxilliary yang berbasis GUI(Graphic User Interface), selayaknya Operating System seperti Windows, sehingga mudah dioperasikan.
  2. Sensor-sensor yang tersebar di seluruh ruangan dapat dimonitor dari MCR, contohnya saja, fire detector dan smoke detector.
  3. LPU, Local Processing Unit yang berisi unit elektronika dengan fungsi pemproses sinyal kontrol.
  4. Automated Ship Error Handling, sebagai fungsi kendali error secara otomatis saat ditemukannya error, bahkan juga terdapat sistem untuk back-up utamanya kelistrikan.

Dengan fungsi yang vital, tak heran ruangan ini dijaga 24 jam penuh dan ditempatkan benar-benar terlindungi dari sisi terluar kapal.
Kemudian dari MCR dilanjutkan ke Main Engine Room di lantai yang lebih rendah, yang berisi mesin utama penggerak kapal dan kelistrikan kapal yang menggunakan Generator Diesel. Meski dari MCR kondisi dan kontrol di Engine Room dapat diketahui dan dikendalikan, seringkali kru turun ke ruang ini untuk benar-benar memastikannya.

Berlanjut ke ruang PIT (Pusat Informasi Tempur) yang berfungsi sebagai pusat analisa target. Kebetulan saat kunjungan, terdapat simulasi yang dilangsungkan. Berbekal Kamera CCTV, kondisi luar dapat diketahui dan di ruang ini diambil keputusan dan disampaikan dari jarak jauh. Rupanya Kendali persenjataan juga berada disini, seperti rudal, meriam dan torpedo. Karena dalam ruangan ini terdapat beberapa komputer, setiap komputer dapat disetting dan disesuaikan untuk difungsikan sebagai kontrol senjata yang mana. Tak hanya senjata, di PIT, juga terhubung dengan radar. Radar yang diwanti-wanti sebagai mata kapal, karena tanpa adanya radar, navigasi dalam pertempuran akan sangat sulit. Radar yang dimiliki dalam SIGMA Class ini pun tak hanya radar di permukaan laut, tetapi juga di bawah pemukaan laut yang memanfaatkan sonar.

“Radar yang kami miliki dapat mendeteksi hingga 200 mil. Ada pesawat diterbangkan dari Malang pun kami tahu,” ujarnya.

Akhir dari kunjugan berada di anjungan, ruang kendali kapal. Di ruang ini lah arah laju kapal dapat diatur. Di luar dugaan, kemudi yang biasanya terbayang dalam ukuran besar dan berbentuk lingkaran, ternyata dalam kapal SIGMA Class ini hanya berupa layaknya perseneling mobil otomatis. Fungsinya dibagi menjadi dua, ada kendali independen dan kendali sinkro.

Sayangnya dari keseluruhan sistem yang menakjubkan tersebut, seluruhnya buatan asing. Kendali yang dibuat oleh Thales, U.K. dan Generator dari S.E.M.T. Pielstick , Jerman, misalnya. Dikeluhkan pula, karena merupakan buatan asing, kru hanya mampu sebatas mengoperasikan, tanpa mampu menangani bila terjadi kerusakan. Produsen luar negeri tersebut yang akan memperbaikinya.

Kapan ya, kita bisa berdayakan anak bangsa untuk membangun kapal tempur sendiri? Dengan kecanggihan yang begitu dituntut dalam persenjataan dan alusista, semestinya para ahli dan penggelut Elektroteknik utamanya Elektro ITS, dapat memacu diri untuk berkontribusi dalam bidang militer.(GA)