Kajian By Request oleh Kalam Himatektro: Bahaya Jaringan Islam Liberal dan Syiah

kbr

Kegiatan Kajian By Request di Teater C

Teater C Kampus ITS – Senin, 15 desember 2013, BSO Kalam (Kajian Islam) Himatektro ITS mengadakan sebuah kajian yang dikemas dalam acara KBR (Kajian By Request).  Pada KBR  di Semester ganjil ini dilaksanakan di Teater C, Kampus ITS dengan mengangkat tema “Bahaya Jaringan Islam Liberal dan Syiah”.  Topik bahasan bahaya Syiah dibahas oleh Ust. Kholili Hasib, peneliti di Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (INPAS) Surabaya, sedangkan topik bahasan bahaya Jaringan Islam Liberal dibahas oleh Aditya Abdurrahman,  dari komunitas Undergroundtauhid.com.

Tema yang diangkat dalam Kajian By Request berasal dari permintaan dari warga Teknik Elektri ITS melalui kuisoner yang dibagikan kesempatan lainnya.  Tema ini sangat relevan dengan kondisi kekenian yang marak dan sering bermunculannya gerakan-gerakan sesat dan menyesatkan, terutama dalam akidah agama Islam.  Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan materi Jaringan Islam Liberal.  Aditya Abdurrahman, yang memiliki backgroud sebagai dosen Desain Komunikasi Visual (DKV), memberikan materi seputar sejarah, ideologi dan gerakan-gerakan dari Jaringan Islam Liberal yang ada di dunia.  Tidak berbeda dengan topik pembahasan JIL,  Ust Kholili juga membeberkan bukti-bukti bahayanya paham Syiah Rafidhah ataupun Syiah lainnya yang bertolak belakang dengan paham Islam.

Rodhi, Ketua Kalam Himatektro ITS 2013-2014, menuturkan bahwa kegiatan Kajian By Request kali ini diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari ITS, PENS, PPNS dan Universitas Airlangga.  Disamping itu, mahasiswa asal jakarta tersebut juga menjelaskan bahwa jalannya acara tersebut berlangsung lancar dan menarik karena peserta cukup antusias terutama dalam sesi diskusi atau tanya jawab.   Ketika disinggung untuk harapan KBR kedepan, Rodhi berharap agar tema-tema kajian seperti ini sering diadakan karena penting untuk kelurusan aqidah ummat Islam. (AR)

Pengalaman Ibadah yang Lebih Nyaman

Sejak beberapa minggu yang lalu, musholla jurusan teknik elektro ITS dilengkapi dengan karpet lembut yang berbentuk sajadah. Kini segala aktivitas di musholla seperti  menunaikan sholat, membaca buku, maupun berdiskusi terasa lebih nyaman.

 

 

Mohon maaf karena kondisi serambi akhwat (perempuan) tidak kami dokumentasikan.

Dengan adanya fasilitas ini diharapkan ibadah kita bisa lebih tenang dan khusyuk.

Bersilaturahmi Sembari Menimba Ilmu Agama

Sore ini, 30 Agustus 2012, lapangan futsal Jurusan Teknik Elektro dipadati oleh mahasiswa Teknik Elektro ITS. Bukan karena ada pertandingan futsal ataupun kegiatan olahraga lainnya. Melainkan kegiatan “Halal bi halal keluarga besar teknik elektro FTI-ITS”, yang tentunya memberikan suasana yang fitri di kampus teknik elektro ITS . Acara ini diadakan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1433 H dan juga untuk menguatkan tali silaturahmi dalam keluarga besar Teknik Elektro ITS. Acara ini diselenggarakan oleh Kalam Himatektro ITS, serta dibantu oleh seluruh mahasiswa baru teknik elektro ITS angkatan 2012. Dan dihadiri oleh mahasiswa teknik elektro ITS dari angkatan 2009 sampai 2012, serta dihadiri oleh Bapak Tri Arief selaku ketua jurusan teknik elektro ITS.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Tri Arief. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan Minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan Bantin kepada seluruh keluarga besar teknik elektro ITS. Beliau juga berharap melalui acara semacam ini bisa saling melepaskan ganjalan-ganjalan dihati kita. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Himatektro ITS periode 2012/2013, Primaditya Sulistijono. Beliau juga berharap agar dengan acara semacam ini dapat mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar teknik elektro ITS. Selanjutnya diisi dengan ceramah oleh Ust. Ali. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan tahun ini memang sudah berakhir, tetapi bukan berarti kita bisa berbuat maksiat kembali. Melainkan selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT untuk seterusnya. Selain itu juga menjelaskan pentingnya meminta maaf kepada Allah serta saling memaafkan antar umat manusia, karena pada dasarnya manusia adalah tempat salah dan lupa. Dan masih banyak lagi ilmu yang dibagikan beliau dalam acara ini. Selain itu beliau juga sesekali melontarkan lelucon yang membuat peserta cekikikan. Setelah itu, acara yang terakhir adalah kegiatan ramah tamah.

Mahasiswa teknik elektro its cukup antusias dalam acara ini  walaupun suasana agak panas karena acara diadakan di outdoor dan matahari belum benar-benar tenggelam pada  saat itu. Selain itu, semakin lama semakin banyak mahasiswa teknik elektro ITS yang berbondong-bondong menuju ke lokasi kegiatan ini.

Harapan untuk kedepannya, acara semacam ini lebih sering dilaksanakan. Selain menguatkan tali silaturahmi antar sesama, juga dapat meningkatkan iman dan takwa kita serta memperdalam ilmu pengetahuan kita.(FY)