FKA: Melukis Kaos Bareng Adik Kecil

FKA

Sebagai mahasiswa kita telah mengetahui apa itu Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya yaitu mengabdi. Ya, mengabdi kepada masyarakat. Oleh karena itu Departemen Pengabdian Masyarakat HIMATEKTRO ITS mengadakan FKA. Ada yang berbeda dengan FKA tanggal 3 Mei 2015 ini. Karena di tanggal itu merupakan Closing FKA untuk periode kepungurusan Himatektro 2014/2015.

Foto foto FKA selama 1 tahun

Kegiatan Closing FKA tersebut di isi dengan melukis di kaos polos, yang nantinya kaos tersebut bisa di bawa pulang oleh anak anak dari Kalisari Damen tersebut. Seperti normalnya anak-anak lain, saat melukis  mereka masih sempat bersenda gurau kesana kemari hingga catnya tercecer di lantai. Mereka banyak melukis tentang karakter kartun dan band kesenangan mereka. Bahkan ada yang hasil akhirnya menjadi abstrak. Tidak hanya adik-adik saja yang merasakan keasyikannya. Warga-warga Elektro yang mengikuti pun juga. Mas Abri, Kahima Himatektro 2014/2015 bahkan sempat menggoda salah satu adik perempuan sampai hampir nangis.

Mas Abri bersama adik kecil

Adik adik dan hasil karyanya

Kegiatan ditutup dengan mengadakan kuis dan memberi hadiah untuk pemenangnya. Tak lupa laporan hasil belajar mereka pun dibagikan. Sampai jumpa adik-adik tersayang. Sampai jumpa di FKA kepengurusan tahun depan.(BIS)

FKA : Berbagi Kebahagian di Kampung Binaan

fka

Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Mungkin itulah kata kata yang paling tepat untuk merepresentasikan eksistensi kita sebagai makhluk sosial. Salah satu tools untuk merealisasikan tujuan tersebut yaitu dengan pengabdian masyarakat. Oleh karena itu Departemen Pengabdian Masyarakat HIMATEKTRO ITS mengadakan FKA.

FKA merupakan singkatan dari Fasilitator Kakak Asuh dimana kegiatannya bertujuan memberikan pengajaran sekaligus penanaman nilai moral kepada adik-adik yang berada di kampung binaan tertuju. Selain itu tujuan diadakannya FKA yaitu untuk menumbuhkan kepedulian warga teknik elektro dan teknik multimedia jaringan terhadap pendidikan anak-anak di lingkungan sekitar.

Minggu 08/03/2015, Kegiatan belajar-mengajar bersama adik-adik Kalisari Damen.

Minggu 08/03/2015, Antusias saat belajar-mengajar.

Pada tahun ini, FKA diselenggarakan di Balai RW Kalisari Damen RT 02 RT 03 Mulyorejo, Surabaya. Lokasi tersebut tidak jauh dari kampus ITS. Untuk warga Elektro dan TMJ yang ingin berpartisipasi bisa datang langsung ke kampung binaan atau stand-by di elektro untuk berangkat bersama-sama sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Ya biasanya kan hari minggu jam 9 kumpul dulu di elbud. Tapi sekarang lihat sikon dulu, kadang diadain sabtu. Jadi emang tiap minggu kita ada publikasi sebelumnya ngasih tau jam berapa, hari apa, ngajar apa. Terus ya tinggal dateng aja kita berangkat bareng-bareng ke kambinnya.” Jelas Bella Dwi Agystin, salah satu penyelenggara FKA.

Minggu 08/03/2015, Senda-gurau membangun keceriaan.

Rangkaian acara pada FKA ini bervariasi, mulai dari mengajar yang materinya telah dikurikulumkan, Penanaman Moral, hingga kuis berhadiah. Saat FKA, warga Elektro dan TMJ bisa membantu mengajar dan berinteraksi dengan adik-adik di kampung binaan.

“Acaranya macam-macam sih. Sudah ada kurikulumnya juga. Jadi misalkan minggu pertama mengajar matematika, minggu kedua bahasa inggris, dan mnggu ketiga IPA terapan. Selain mengajar juga diselipkan pelajaran moral, misalnya gak boleh buang sampah sembarangan, yang sopan, berdoa sebelum dan sesudah belajar, dan lain-lain. Terus selain itu sebelum pulang, dikasih kuis. Yang bisa jawab dapat hadiah, biasanya dapat boneka dari donatur. kalau enggak di kasih makanan. Trus waktu pulang semua adik-adiknya di kasih jajan” Tambah Bella.

Minggu 08/03/2015, Keseruan di kuis berhadiah.

FKA merupakan salah-satu event yang diselenggarakan dengan dana bantuan e-Charity. E-Charity merupakan upaya penggalangan dana yang dananya digunakan untuk penyelenggaraan kegiatan pengabdian masyarakat. Bagi warga Elektro dan TMJ serta Masyarakat yang ingin menyumbangkan bantuan bisa menghubungi Bella (089678302007). [AKB]

“No one is useless in this world who lighten the burdens of another” -Charless lee-

Secarik Kisah Penutup SNSD di Gumeng (sesi 1)

Sabtu, 27 Desember 2014 merupakan penyelenggarakaan perpisahan  ESR (Electrical Social Responsibility) sesi pertama di desa Gumeng, Mojokerto. Acara perpisahan dilaksanakan ini dikarenakan rencana pemindahan lokasi pembuatan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) ke daerah lain. Hal ini dikarenakan, setelah berkonsultasi dengan beberapa ahli, pembuataan PLTMH di daerah Gumeng Kurang Efektif dikarenakan listrik PLN yang sudah bisa dirasakan di desa tersebut.

Perpisahan kali ini tentu diselenggarakan oleh tim SNSD (Sepuluh Nopember Social Development) yang berasal dari Himatektro dan HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil). Ada kurang lebih 20 mahasiswa/i yang mengikuti jalanya acara perpisahan ini. Menggunakan kendaraan bermotor rombongan SNSD berangkatan dari Kampus ITS sekitar pukul 13:00 dan sampai di Gumeng sekitar pukul 14:30.

Acara ini dimulai pukul 16:30 dengan membawa dua sub acara. Menghias cupcake untuk adik-adik di desa gumeng serta pelatihan running text LED untuk remaja di desa gumeng , Mojokerto. Acara yang dilaksanakan di balai desa Gumeng tersebut berlangsung cukup meriah. Dengan mendatangkan lebih kurang 25 adik-adik dan belasan remaja Karang Taruna Gumeng, Mojokerto.

 

IMG_8496

Penyerahan Running LED TEXT kepada Ibu Kepala Desa Gumeng dan Karang Taruna

 

 

Akhirnya, acara perpisahan sesi pertama ESR kali ini diakhiri pukul 17:30. Proses ini pun ditutup dengan proses foto bersama. Kedepanya, acara perpisahan sesi kedua akan dilangsungkan sekitar bulan maret, perpisahan bulan maret sekaligus menutup kegiatan ESR dan tim SNSD di Gumeng. (dfa)

Kenalkan Dunia Elektro Melalui Elektro Peduli Pendidikan

Serius, Pengenalan materi oleh Mas Chandra

Serius, Pengenalan materi oleh Mas Chandra

Sabtu 15 November 2014, Departemen Pengabdian Masyarakat mengadakan Elektro Peduli Pendidikan atau disingkat EPP. Kali ini SMPN 48 Surabaya kembali menjadi tempat diselenggarakannya acara tersebut. Para peserta diajarkan ilmu baru yang jarang mereka temui tentang cara membuat Countdown Timer. Hal ini Berbeda dengan EPP sebelumnya, dimana mereka diajarkan untuk membuat lampu otomatis.

“Bila pada EPP sebelumnya peserta diajarkan membuat lampu otomatis, kali ini mereka diajarkan membuat countdown Timer” Jelas Muhammad, salah seorang penanggung jawab acara.

Berpikir, Sesi Pre-test bagi para peserta.

EPP tahun ini diadakan selama dua hari, yaitu tanggal 15 dan 22 November 2014. Untuk hari pertama, peserta diberikan penjelasan mengenai dasar elektronika dan alat yang akan dibuat. Untuk hari kedua, direncanakan melakukan praktek membuat alat tersebut. EPP bekerjasama dengan divisi workshop dalam mempersiapkan materi.

Selain memberikan ilmu, acara ini juga sebagai wadah bagi mahasiswa elektro yang ingin berpartisipasi di kegiatan sosial. Acara ini sendiri terbuka bagi seluruh mahasiswa JTE dan TMJ yang ingin berpartisipasi dalam EPP. [AKB]