Ngobrol Bareng Alumni Melalui Teleconference

nba2

Ngrobrol Bareng Alumni 2 yang diadakan oleh Laboratorium B301

 

Perkembangan teknologi terutama dalam bidang telekomunikasi sangat membantu manusia dalam berkomunikasi dengan manusia lain walaupun terpisah ribuan kilometer, salah satunya melalui teleconference. Laboratorium B301 Teknik Elektro ITS mencoba memanfaatkan teknologi tersebut untuk berkomunikasi serta memperoleh informasi dengan para alumni yang sedang menempuh studi di luar negeri. “Sharing pengalaman alumni yang lanjut studi di luar negeri, biar mungkin bisa mbantu temen-temen biar ada pencerahan buat lanjut studi di luar negeri, ngenali beasiswa apa aja yang bisa diambil buat kesana, butuh persyaratan apa aja, nanti kalo udah disana tips and trik buat survivenya apa aja, gimana cara koordinasi sama PPI”, ujar Rakhmat Oktariza, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2011 yang menjadi koordinator teknis kegiatan NBA 2 (Ngobrol Bareng Alumni) tersebut.  Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 15 desember 2013 dan bertempat di Laboratorium B-301.  NBA kali ini merupakan NBA yang kedua, dan telah direncanakan untuk diadakan secara rutin.

Pada NBA 2 tersebut hanya dihadiri oleh warga laboratorium B-301 dan seorang crew dari ITS Online untuk meliput kegiatan tersebut. Narasumber dalam NBA 2 yakni Alumni Elektro E-46, Rachma Rizqina yang sedang belajar di Jerman serta Sylmina Dalily di Amerika Serikat.
Untuk mengetahui NBA 2 bisa dilihat video berikut

https://www.youtube.com/watch?v=gixZuRktzsc

“Harapannya buat acara ini semisal bakal ada lagi, mungkin bisa njangkau ke lebih banyak alumni lagi dari negara-negara yang lain, kalo bisa juga dikembangin gak cuma alumni di luar negeri yang lagi lanjut studi, tapi juga alumni yang lagi menjabat di perusahaan di luar negeri, biar bisa sekalian bagi pengalaman konkrit waktu berkarir profesional di perusahaan internasional” ujar Rakhmat saat disinggung harapan kedepan dari acara NBA ini. (AR)

Siapkan bekal kemampuan Bahasa Inggris dalam menghadapi AEC 2015 melalui ERM

Presentasi oleh Faisal Maulana dalam kegiatan ERM

Presentasi oleh Faisal Maulana dalam kegiatan ERM

AEC (ASEAN Economy Community) 2015 tidak hanya memiliki dampak positif seperti kesempatan kerja yang semakin luas karena mencangkup ruang lingkup Asia Tenggara,  namun juga dampak negatif seperti  persaingan dalam mendapatkan kesempatan kerja yang ketat akibat bersaing dengan pekerja asing.  Persiapan diberbagai aspek sangat diperlukan menuju ke kondisi tersebut, salah satunya adalah kemampuan bahasa inggris.  Bahasa inggris merupakan  bahasa formal yang digunakan dalam lingkup ASEAN, selain itu bahasa inggris merupakan kebutuhan dalam  menghadapi persaingan secara global. Departemen Keprofesian dan Kesejahteraan Mahasiswa (Prokesma) Himatektro ITS mengadakan ERM (English Regular Meeting) sebagai bentuk upaya meningkatkan kemampuan bahasa inggris dari mahasiswa Teknik Elektro ITS dalam menghadapi persaingan tersebut.  Dalam pertemuan pada tanggal 14 November 2013, menghadirkan perwakilan dari IO (International Office) ITS yakni Faisal Maulana.  Alumnus Mahasiswa Teknik Fisika tersebut memberikan penjelasan perihal pentingnya kemampuan bahasa Inggris dalam menghadapi kerasnya dunia kerja dalam bahasa inggris terutama dalam peluang mendapatkan pekerjaan.

kegiatan simulasi dalam ERM

kegiatan simulasi dalam ERM

Selain itu, Maulana juga menjelaskan beberapa program yang ditawarkan oleh OI ITS, mulai dari program fast track, double degree dan program lainnya yang mendukung upaya peningkatan kemampuan akademik dan bahasa inggris dari mahasiswa ITS.  ERM dihadiri oleh sekitar 40 mahasiswa, baik dari angkatan 2010 sampai dengan angakatan 2013.  Berlangsung di ruang Aj-102 tersebut dimulai pada sekitar pukul 15.30 WIB dan berakhir pada pukul 17.30 WIB,  kegiatan tersebut diawali dengan game yang dipandu oleh panitia, kemudian dilanjutkan dengan presentasi oleh Maulana sebagai inti dari kegiatan, dan ditutup oleh game dan simulasi.  (AR)